Menu

Otomatis
Breaking News

KESEHATAN

DPPPA Kalsel Intervensi Penurunan Stunting dengan Penguatan Ketahanan Keluarga

LOGOS TNbadge-check

DPPPA Kalsel Intervensi Penurunan Stunting dengan Penguatan Ketahanan Keluarga Perbesar

Banjarbaru, Transnews.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) melakukan intervensi pengentasan stunting melalui program peningkatan kualitas keluarga dengan mengupayakan peningkatan ketahanan keluarga.

Sejauh ini, DPPPA Kalsel telah membentuk Tim Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) dengan anggota terdiri dari BKKBN dan PKK. Tim ini menggunakan lima dimensi penyusunan ketahanan keluarga mencakup landasan legalitas dan keutuhan keluarga, ketahanan fisik, ketahanan ekonomi, ketahanan sosial psikologi, dan ketahanan sosial budaya.

“Pada dimensi ketahanan fisik secara umum mencakup terkait tentang gizi anak dan asupan makanan pada keluarga,” kata Kepala DPPPA Kalsel Husnul Hatimah, di Banjarbaru, Kamis (10/2/2022).

Selain itu, DPPPA Kalsel juga melaksanakan sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di 13 kabupaten/kota dengan menggandeng PKK Provinsi Kalsel.

Melalui sosialisasi ini, Husnul mengatakan pihaknya ingin memberikan pedoman kepada orang tua sebagai pendidik utama bagi anak. Bagi pemerintah dan dunia usaha, sosialisasi ini membuka wawasan terkait fasilitas yang dapat mendukung tumbuh kembang dan pemenuhan hak anak.

“Tujuannya untuk memberikan panduan pola asuh anak dan remaja dalam keluarga agar dapat menanggulangi dan mengurangi kesulitan-kesulitan serta mencegah timbulnya permasalahan pada keluarga, khususnya permasalahan gizi pada anak,” ujar Husnul.

Husnul menyebutkan, Indeks Ketahanan Keluarga (IKK) pada 2021 dengan sampel 6.011 Kepala Keluarga (KK) yang menyasar desa dengan kriteria tingkat kesejahteraan rendah atau desa tertinggal di Kalsel, 3.987 KK atau 66,33 persen termasuk dalam kategori sangat tahan.

“Kategori kurang tahan 231 KK atau 3,84 persen dan kategori cukup tahan dengan jumlah 1.793 KK atau 29,83 persen,” kata Husnul.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sebanyak 60 Remaja Sidoarjo Terpapar HIV, Dinkes Gencarkan Edukasi di Sekolah

6 Agu 2026 - 20:03 WIB

Sebanyak 60 Remaja Sidoarjo Terpapar HIV, Dinkes Gencarkan Edukasi di Sekolah

​Buka Workshop TP UKS/M, Wakil Wali Kota Depok Dorong Sinergi Program Sekolah Sehat

28 Jul 2026 - 17:11 WIB

​Buka Workshop TP UKS/M, Wakil Wali Kota Depok Dorong Sinergi Program Sekolah Sehat

Peringati HANI 2026, Lingkar Napza dan KULDESAK Soroti Mandeknya Perwal P4GN Depok

6 Jul 2026 - 10:53 WIB

Peringati HANI 2026, Lingkar Napza dan KULDESAK Soroti Mandeknya Perwal P4GN Depok

RS Bina Sehat Jember Gelar Baksos Massal: Operasi Katarak Hingga Kaki dan Bola Mata Palsu Gratis!

6 Jul 2026 - 07:55 WIB

RS Bina Sehat Jember Gelar Baksos Massal: Operasi Katarak Hingga Kaki dan Bola Mata Palsu Gratis!
News Trending DAERAH