Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

DPRD Jatim Dukung Eksistensi Budaya Lokal Tulungagung

LOGOS TNbadge-check


					Anggota DPRD Jatim, Guntur Wahono saat serap aspirasi bersama budaya lokal di Tulungagung.Senin (7/2/2022). Perbesar

Anggota DPRD Jatim, Guntur Wahono saat serap aspirasi bersama budaya lokal di Tulungagung.Senin (7/2/2022).

Tulungagung, Transnews.co.id – Anggota DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendukung dan mengapresiasi semangat pelaku seni yang masih eksis melestarikan budaya lokal. Hal tersebut diungkapkan saat reses di sanggar tari Citra Bugar binaan Bu Nina di kawasan Botoran, Tulungagung, Minggu (6/2/2022) malam.

“Sebagai bentuk apresiasi, saya menyumbang seperangkat alat gamelan yang akan direalisasikan pada tahun anggaran 2023,” ujar Guntur wahono saat dikonfirmasi, Senin (7/2/2022).

Ia sepakat, jika desa sebagai ujung tombak pelestarian seni dan budaya, sehingga masyarakat kembali mengenal langsung kultur beserta seluruh nilai-nilainya. Menurut dia, ini butuh dukungan dari pemerintah. “Kita sepakat desa sebagai ujung tombak kebudayaan, tentu hal tersebut membutuhkan atensi, perlu perhatian dari pemerintah,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, perhatian pemerintah terhadap sanggar-sanggar yang membumikan kebudayaan lokal masih kurang, penggiat seni dan budaya selama ini digerakkan oleh perasaan mereka untuk melestarikan tradisi, bahkan dengan tidak adanya insentif dari pemerintah.

Guntur mengaku, akan mengawal kesejahteraan guru maupun pelatih seni dan budaya, khususnya dalam mendapatkan insentif. “Sebetulnya melalui pembentukan lembaga adat desa yang sudah terbentuk di Tulungagung ini, anggaran tersebut sudah melekat dalam dana desa.

Namun tidak menutup kemungkinan kami semua wakil rakyat di semua tingkat, kabupaten, provinsi, maupun pusat, memberikan bantuan kemajuan terhadap kebudayaan itu sendiri,” pungkasnya. (rd/hd)

Baca Lainnya

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

2 Februari 2026 - 11:30

LSM KPK-RI Mojokerto Gandeng LBH CCI Jatim Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Masyarakat

2 Februari 2026 - 11:23

LSM KPK-RI Mojokerto Gandeng LBH CCI Jatim Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Masyarakat

Polres Jepara Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026, Tindak Tegas Pelanggaran Lalu Lintas

1 Februari 2026 - 14:28

Polres Jepara Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026, Tindak Tegas Pelanggaran Lalu Lintas

Dukung Program MBG, Kapolres Jember Resmikan SPPG di Mayang

1 Februari 2026 - 10:45

Dukung Program MBG, Kapolres Jember Resmikan SPPG di Mayang
News Trending DAERAH