Menu ✖

Otomatis

DAERAH

Gandeng BNSP, Kadin Jatim Sertifikasi Ratusan Tenaga Kerja di Kawasan Industri SIER

LOGOS TNbadge-check

Gandeng BNSP, Kadin Jatim Sertifikasi Ratusan Tenaga Kerja di Kawasan Industri SIER Perbesar

Gandeng BNSP, Kadin Jatim Sertifikasi Ratusan Tenaga Kerja di Kawasan Industri SIER

JAWA TIMUR, transnews.co.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan PT SIER melakukan sertifikasi profesi untuk tenaga kerja yang ada di lingkungan Kawasan Industri PT SIER.

SURABAYA, transnews.co.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan PT SIER melakukan sertifikasi profesi untuk tenaga kerja yang ada di lingkungan Kawasan Industri PT SIER. Sertifikasi kompetensi diikuti oleh sekitar 31 sektor industri, dengan jumlah peserta 150 orang.

Langkan ini sebagai wujud nyata komitmen Kadin Jatim bersama Kadin Institute untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) demi terciptanya Tenaga Kerja yang berkualitas dan berdaya saing.

Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto mengungkapkan bahwa sertifikat adalah pengakuan kemampuan professional bagi tenaga kerja yang mampu menunjang karier bagi tenaga kerja terkait. Sementara bagi perusahaan, sertifikasi akan mampu meningkatkan produktifitas dan menciptakan keamanan prosedur. “Dengan kemampuan profesional tim yang bersertifikat, tentunya perusahaan yakin produktifitas akan naik sehingga akan tercipta daya saing,” kata Adik Dwi Putranto, dalam rilis Kadin Jatim, Selasa (26/11/2024).

Peningkatan SDM, lanjut Adik, adalah salah satu program yang menjadi fokus Kadin Jatim sejak lima tahun yang dan akan diteruskan hingga lima tahun kedepan. Ada dua kegiatan yang dikakukan dalam program peningkatan SDM, yaitu sertifikasi kompetensi kerja dan revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi melalui pemagangan. “Karena kami di industri masih merasa kalau lulusan belum sesuai dengan kebutuhan industri. Sehingga kami mengurusi mulai dari proses pemagangan hingga keluar sertifikasi kompetensi,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama PT SIER Didik Prasetiyono juga mengungkapkan bahwa standarisasi kompetensi ini penting untuk memastikan kualitas pekerja yang diharapkan bisa meningkatkan kinerja. “Jadi tujuannya itu adalah membuat SDM lebih kompeten dan perusahaan menjadi lebih produktif,” kata Didik.

Saat ini, ujarnya, BNSP telah memiliki 21 sektor yang bisa diujikan. Di setiap sektor mempunya profesi dan kompetensi masing-masing. “Kita dikawasan industri memiliki banyak ragam, mulai dari kompetensi welding, pengendara forklift, supir trailer. Dengan mengikuti sertifikasi, maka mereka akan lebih mengerti dan aman ketika menjalankan proses produksi yang berstandar internasional,” katanya.

Didik menegaskan, peningkatan SDM adalah hal yang harus dilakukan karena hanya dengan itu, perusahaan asing akan tertarik dan berinvestasi di Indonesia yang pada akhirnya akan mampu menyerap tenaga kerja. “Apalagi saat ini Indonesia tengah menyongsong bonus demografi, dimana terjadi ledakan jumlah usia produktif atau tenaga kerja yang sangat tinggi. Harapan saya. Ini akan diserap oleh Industri. Sehingga industrinya akan tumbuh dan GDP per kapita naik,” ujarnya.

Ketua BNSP, Syamsi Hari juga menegaskan bahwa dengan adanya uji kompetensi bisa meningkatkan produktifitas bagi perusahaan di Jatim dan seluruh Indonesia. Kr uji kompetensi adalah kinerja SDM dalam hal aplikasi di pekerjaannya. “Dalam hal ini PT SIER dan JIIPE hadir bersama Kadin Jatim untuk mengawal tersertifikasi. DI tahun ini, baru di kawasan industri ini kami melakukan sertifikasi kompetensi. Ada sekitar 360 tenaga kerja yang ikut sertifikasi. Tetapi sebelumnya teman kadin juga telah melakukan sertifikasi,” kata Syamsi.

Ia berharap, jumlah tenaga kerja yang tersertifikasi akan tersu naik seiring dengan massifnya uji kompetensi yang dilakukan. “Jumlah Tenaga Kerja yang tersertifikasi di Indonesia terus naik, tetapi jumlahnya memang belum terlalu signifikan,” akunya.

Dan sesuai dengan program Asta Cita Prabowo-Gibran, maka BNSP tahun depan juga akan fokus melakukan sertifikasi di bidang bidang pangan dan energi terbarukan serta pariwisata.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal Untuk Jasa Pengolahan

25 Sep 2026 - 21:43 WIB

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal Untuk Jasa Pengolahan

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

24 Sep 2026 - 21:13 WIB

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

24 Sep 2026 - 21:11 WIB

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

24 Sep 2026 - 15:20 WIB

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

Tanggapi Isu Terkait Fasos Fasum, Kadiskominfo Depok Ingatkan Hak Berpendapat dan Peran APH

24 Sep 2026 - 11:33 WIB

Tanggapi Isu Terkait Fasos Fasum, Kadiskominfo Depok Ingatkan Hak Berpendapat dan Peran APH

Layanan Biskita Depok Tuai Kritik, Pengusaha Pertanyakan Transparansi Anggaran Rp19 Miliar

24 Sep 2026 - 10:46 WIB

Layanan Biskita Depok Tuai Kritik, Pengusaha Pertanyakan Transparansi Anggaran Rp19 Miliar
Trending di DEPOK