Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Hafid Nasir Apresiasi Pembangunan Gedung Baru Sekolah Negeri

LOGOS TNbadge-check


					Hafid Nasir Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS sekaligus Anggota Badan Anggaran Perbesar

Hafid Nasir Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS sekaligus Anggota Badan Anggaran

DEPOK, transnews.co.id – Hafid Nasir Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS sekaligus Anggota Badan Anggaran memberikan apresiasi kepada Pemkot Depok bahwa di Tahun 2024 ada tiga gedung SMP Negeri yang sedang dibangun menggunakan APBD Kota Depok.

Ketiga gedung itu adalah SMPN 34 di kecamatan Beji, SMPN 32 kecamatan Sukmajaya, dan gedung SMPN 13 di kecamatan Limo.

“Sebelumnya di tahun 2023 ada empat SMP Negeri yang sudah di bangun yaitu SMPN 9 dan 29 di Cipayung, SMPN 30 di Pancoran Mas dan SMPN 27 di Cimanggis,” terangnya.

Hafid menilai keberadaan SMPN hanya bisa menampung sekitar 27 persen dari total jumlah kelulusan SD Negeri, Swasta dan Madrasah Ibtidaiyah.

Ia menyebut ada SMP Swasta yang perlu juga di kapitalisasi keberadaannya sebagai salah satu solusi menampung Calon Peserta Didik yang tidak diterima di SMP Negeri.

Menurutnya, Pemkot Depok sudah mengantisipasi buat Calon Peserta Didik dari keluarga tidak mampu.

“Dengan melalui program Kartu Depok Sejahtera (KDS) agar mereka bisa mendapatkan beasiswa bersekolah di SMP Swasta,” ujarnya.

Tambah Gedung Sekolah Negeri

Ketika pembahasan Badan Anggaran dengan Pemerintah Kota Depok, Hafid menyampaikan bahwa mau tidak mau Pemkot Depok dengan segala keterbatasannya harus merencanakan untuk menambah pembangunan Gedung SMPN yang baru menyesuaikan penyebaran jumlah penduduk secara proporsional.

Selain itu, tambahnya, Pemkot harus melakukan upaya pembinaan kepada sekolah-sekolah Swasta agar ada program pemerataan pendidikan.

“Menjadikan sekolah swasta sebagai solusi untuk menerima calon peserta didik yang tidak diterima di sekolah negeri,” tambahnya.

Hafid juga menghimbau agar Pemkot Depok melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) untuk melakukan kajian terkait aset lahan Pemkot, sehingga penambahan Gedung SMPN baru bisa dari aset lahan pemkot yang ada menyesuaikan sebaran penduduk.

“Jika tidak memungkinkan mau tidak mau harus ada pembebasan lahan, peruntukan buat Gedung SMPN baru termasuk buat SMAN baru,” pungkas Hafid.

Data yang tercatat di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, ada 34 SMPN di Depok sedangkan jumlah SMP Swasta mencapai 260 Sekolah.

Sementara, data untuk SMAN ada 16 Sekolah dan SMA Swasta mencapai 84 Sekolah.

Baca Lainnya

Sambut Imlek, PLN Pastikan Keandalan Listrik melalui Pemeliharaan Diameter PMT di GITET Gandul

10 Februari 2026 - 18:12

Bupati Subandi Tegaskan Sinergi Pemkab–Perguruan Tinggi di Milad ke-37 Umsida

9 Februari 2026 - 23:31

Kasus Kekerasan Jurnalis Meningkat 22%, Pakar UPER Ingatkan Dampak Terhadap Hak Informasi Publik

9 Februari 2026 - 22:57

Raih Predikat Kualitas Tertinggi dari Ombudsman RI, Wali Kota Depok Serahkan Penghargaan ke Sekda

9 Februari 2026 - 22:51

News Trending DEPOK