Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Jelang Ramadhan Harga Kebutuhan Pokok di Depok Stabil

LOGOS TNbadge-check

DEPOK, transnews.co.id | Walikota Depok, Mohammad Idris melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait pengawasan ketahanan pangan di Pasar Agung, Sukmajaya, Kamis (2/5/2019). Dari kegiatan sidak tersebut diketahui tidak ada penimbunan barang, karena stok komoditas pokok masih mencukupi untuk kebutuhan di bulan Ramadan.

“Ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Kota Depok cukup. Sejauh ini tidak ada penimbunan dan konsumsi yang berlebihan,” ujar Mohammad Idris.

Menurutnya, kegiatan sidak sebagai bentuk pengawasan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terkait stok dan harga sembilan bahan pokok (sembako) menjelang bulan Ramadan seperti beras, daging sapi, daging ayam, dan telur yang dinilainya masih cukup. Selain itu, harga sejumlah komoditas tersebut juga terbilang cukup stabil.

“Untuk beras kualitas premium harganya masih stabil yaitu Rp 11.500, telur ayam broiler Rp 25.000/kg. Kemudian untuk harga daging sapi murni dan ayam broiler juga tidak mengalami kenaikan, yaitu Rp 120.000 dan Rp 38.000,” katanya.

Namun, dirinya mengakui terdapat juga kenaikan bawang merah dari Rp 30.000/kg menjadi Rp 48.000 kg. Untuk bawang putih mengalami kenaikan dari Rp 35.000/kg meningkat menjadi Rp 60.000/kg.

“Tetapi, kenaikan harga tersebut masih berada di bawah harga tertinggi di Jawa Barat. Di mana harga tertinggi untuk bawang putih Rp 80.000/kg dan bawang merah sekitar 48.000-50.000/kg,” ujarnya.

Dirinya juga mengimbau masyarakat agar tidak konsumtif dengan membeli bahan kebutuhan pokok secara berlebihan.

“Sebab, dapat menimbulkan kelangkaan sehingga berakibat pada kenaikan harga,” pungkasnya. * YN

Baca Lainnya

Bursa Calon Ketua SWI Depok Menghangat, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya

16 Juni 2026 - 20:13

​Jembatani Tradisi dan Modernitas, UKM Seni Budaya UT Bogor Sukses Gelar GORES FEST 2026

16 Juni 2026 - 16:52

PLN UPT Durikosambi Tanam Pohon dan Gelar Aksi Bersih Lingkungan untuk Masa Depan Berkelanjutan

16 Juni 2026 - 13:54

Mulai dari Depok Open Space hingga Jembatan Panus, Perempuan Berkebaya Susuri Jejak Sejarah Kota

15 Juni 2026 - 16:50

News Trending DEPOK