Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Karang Taruna Desa Bringin Gelar Workshop Iket: Upaya Revitalisasi Warisan Budaya Jawa

LOGOS TNbadge-check


					Karang Taruna Desa Bringin Gelar Workshop Iket: Upaya Revitalisasi Warisan Budaya Jawa Perbesar

JEPARA, transnews.co.id – Karang Taruna Desa Bringin menggelar workshop iket bertajuk “Ngerumat Budaya Jawa” di Gubuk Barokah Al-Quran Hijaiyyah Desa Bringin Kecamatan Batealit Jepara Jawa Tengah. Sabtu (15/3/2025) malam.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Kenduri Among Riyoyo, sebuah inisiatif komprehensif untuk merevitalisasi dan melestarikan warisan budaya Jawa.

Workshop ini dimoderatori oleh Faizatul Khoirun Nisa, sekretaris Karang Taruna Desa Bringin, dengan menghadirkan Kanjeng Raden Tumenggung Anam Satyonagoro, ketua Yayasan Praja Hadipuran Manunggal, sebagai narasumber.

Kehadiran 72 peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk anggota karang taruna, pemuda, IPNU-IPPNU, santri Gubuk Barokah Alquran, dan masyarakat umum, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap pelestarian budaya.

Dalam sesi pemaparan materi, KRT Anam Satyonagoro mengupas tuntas seluk-beluk iket, mulai dari bentuk, filosofi, hingga fungsinya. Beliau menekankan bahwa iket bukan sekadar penutup kepala, melainkan simbol identitas dan kearifan lokal yang sarat makna.

“Iket adalah manifestasi dari pemikiran dan nilai-nilai luhur nenek moyang kita. Setiap lipatan dan motifnya mengandung filosofi yang mendalam. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk memahami dan melestarikan warisan budaya ini,” ujar KRT Anam Satyonagoro.

Sesi praktik pembuatan iket menjadi daya tarik utama workshop ini. Para peserta antusias mengikuti arahan narasumber dan mencoba membuat iket dengan berbagai model. Suasana workshop yang interaktif dan penuh keakraban mencerminkan semangat gotong royong dalam melestarikan budaya.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali warisan budaya yang mulai tergerus zaman. Karang Taruna Desa Bringin mengambil inisiatif untuk mengajak pemuda membangun aksi nyata dalam merawat kembali warisan nenek moyang.

“Pemuda sebagai generasi penerus bangsa memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya. Melalui workshop ini, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran dan kecintaan pemuda terhadap budaya Jawa,” kata Faizatul Khoirun Nisa.

Workshop iket ini merupakan langkah strategis dalam upaya pelestarian budaya Jawa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut serta dalam melestarikan warisan budaya bangsa.

Baca Lainnya

Pesta Miras Oplosan di Jepara: 5 Warga Tewas Beruntun, 3 Warga Kritis

11 Februari 2026 - 12:00

Bupati Subandi Hadiri Haul dan Harlah Pesantren Bumi Shalawat, Tegaskan Peran Strategis Pesantren Bangun Sidoarjo Religius

11 Februari 2026 - 11:56

HPN 2026 di Sumenep, Kominfo Jatim Tegaskan Pers Harus Bertransformasi di Era Digital

11 Februari 2026 - 11:54

Kominfo Jatim Bekali Mahasiswa Ethical Hacking, Dorong Generasi Z Jadi Garda Depan Keamanan Siber

11 Februari 2026 - 11:52

News Trending DAERAH