Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

NASIONAL

Kasus Kematian Akibat Omikron, Bamsoet: Ini Harus Menjadi Alarm Bagi Pemerintah dan Masyarakat

LOGOS TNbadge-check


					Kasus Kematian Akibat Omikron, Bamsoet: Ini Harus Menjadi Alarm Bagi Pemerintah dan Masyarakat Perbesar

JAKARTA, transnews.co.id || Sejak terdeteksi pada 15 Desember 2021, kasus omikron telah mencapai lebih dari 1.000 kasus per Sabtu (22/1). Bahkan omikron telah merenggut nyawa dua pasien, maka peningkatan kewaspadaan makin penting.

“Adanya kasus kematian akibat omikron harus menjadi alarm bagi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan level kewaspadaan,” ujar Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/1/2022)

Dirinya meminta pemerintah harus secepatnya menghentikan tren penambahan kasus Covid-19 karena varian omikron ini, salah satunya dengan mengevaluasi kembali kebijakan PPKM ditengah meningkatnya kasus omikron. Dengan harapan, adanya kenaikan level dan pembaharuan kebijakan terkait pembatasan sosial.

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet)

Pemerintah, lanjut Bamsoet,  segera mengambil langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi aktivitas masyarakat, disamping memperketat pintu masuk negara dan meningkatkan pengawasan terhadap pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) serta menerapkan kembali aturan karantina selama 14 hari. Mengingat, aturan masa karantina bagi pelaku PPLN selama 10 hari dinilai kurang tepat karena varian omikron dapat bertahan selama 14 hari dalam tubuh seseorang.

“Selain itu,  pemerintah mesti meningkatkan surveilans melalui pengujian dan pelacakan di setiap daerah, khususnya di daerah yang mengalami peningkatan kasus yang cukup signifikan.” tambahnya.

Bamsoet juga meminta pemerintah daerah agar dalam menetapkan level PPKM sebaiknya bersifat adaptif, disesuaikan dengan situasi dan kondisi di daerah masing-masing namun tetap mengacu pada aturan/kebijakan pemerintah pusat agar upaya yang dilakukan dapat berjalan selaras dan efektif.

“Meminta keseriusan pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran omikron, mulai dari menggencarkan testing, meningkatkan rasio tracing, menjamin ketersediaan ruang isolasi terpusat hingga memastikan pencapaian target vaksinasi untuk semua daerah dan booster bagi kelompok berisiko berjalan sesuai target.” katanya.

Sementara, terkait peristiwa dua orang dari 129 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Malaysia yang tiba di Bandara Internasional Juanda, Surabaya (22/1) terkonfirmasi positif virus Covid-19, Bamsoet meminta pemerintah bersama tim medis yang ditugaskan untuk membantu proses penanganan kesehatan dan proses karantina dua PMI terkonfirmasi positif tersebut sampai dinyatakan negatif dan terus memonitor agar dalam proses pengawasan terhadap PMI dari luar negeri berjalan sesuai standar protokol.

“Meminta pemerintah untuk memastikan kesiapan tempat karantina bagi PMI beserta fasilitas pendukung lainnya telah memenuhi standar prokes, guna mencegah timbulnya kluster baru Covid-19.” pintanya.

Komitmen pemerintah untuk terus mengawal serta mengawasi kedatangan dan penanganan PMI setibanya di Tanah Air, jangan sampai terjadi kembali penumpukan PMI di bandara.

“Mengingat, PMI dari Brunei Darussalam yang dijadwalkan tiba pada 28 Januari berjumlah 164 orang.” tandas Bamsoet.

Baca Lainnya

Pengamanan Obvitnas PLN UPT Cikupa Siaga Jelang Libur Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 H

19 Maret 2026 - 22:12

Menakar Implikasi Konflik Timur Tengah, Pakar UPER: Saatnya Indonesia Mandiri Teknologi dan Energi

11 Maret 2026 - 16:39

BRI BO Bekasi Siliwangi Salurkan Bingkisan Ramadan

10 Maret 2026 - 15:51

BRI Tambun Bagikan Paket Sembako Untuk Korban Banjir Cabangbungin

10 Maret 2026 - 15:42

News Trending EKBIS