Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PENDIDIKAN

Kepala DLH Kabupaten Gayo Lues Sebut Sekolah Harus Mampu Terapkan Perilaku Ramah Lingkungan

LOGOS TNbadge-check


					Kepala DLH Kabupaten Gayo Lues Sebut Sekolah Harus Mampu Terapkan Perilaku Ramah Lingkungan Perbesar

Gayo Lues, Transnews.co.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gayo Lues Ibnu Hafid menjelaskan bahwa sekolah harus mampu menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup di sekolah.

“Kami sampaikan warga sekolah harus mampu menerapkan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) di sekolah, di tempat tinggal setidaknya terhadap kebersihan, sanitasi, pengurangan dan pengelolaan sampah, penanaman dan pemeliharaan pohon, konservasi air dan energi, juga inovasi PRLH,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (23/2/2022).

Ia juga menjelaskan manfaat menjadi sekolah Adiwiyata, Kegiatan pembinaan gerakan PBLHS/Adiwiyata di Tingkat SMP dan SD di Kabupaten Gayo Lues.

Dijelaskan bahwa, Dinas Lingkungan Hidup telah melakukan aksi nyata peduli lingkungan memanfaatkan Hari Peringatan Sampah Nasional (HPSN) pada Februari ini, dengan tema “Kelola Sampah, Kurangi Emisi Bangun Proklim”

“Kurangi sampah plastik dengan membawa tambler dan bekal makanan dari rumah ke sekolah/ tempat kerja atau bawa wadah/ kantong/ keranjang guna ulang untuk belanja inshaAllah dapat mengurangi timbulan sampah,” ungkapnya.

Ia mengatakan, sesuai dengan semboyan sampahmu tanggung jawabmu, kegiatan pembinaan juga bertujuan mempersiapkan satuan pendidikan melaksanakan komitmen gerakan PBLHS berpedoman kepada petunjuk pengisian kuesioner dan pada waktunya menjadi sekolah Adiwiyata Kabupaten, Provinsi, Nasional, mandiri melalui proses evaluasi penilaian oleh tim Adiwiyata DLH.

“Semoga dengan gerakan PBLHS dapat meningkatkan literasi warga sekolah dan miningkatkan berperilaku ramah lingkungan hidup, berhasil, dan bermanfaat,” ungkapnya.

Ia menerangkan, kegiatan sosialisasi ini sudah dilaksanakan pada sekolah SMPN 1 Pining, SMPN 1 Kecamatan Kutapanjang dan SMPN 1 Pantan Cuaca. Kegiatan ini sesuai usulan dari Dinas Pendidikan Gayo Lues dan kegiatan ini masih berlanjut pada sekolah lainnya sesuai ranah DLH Kabupaten.

Hadir sebagai Narasumber Khairul Anwar, selaku Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan dan didampingi oleh Fungsional pengawas lingkungan.

Baca Lainnya

Atasi Lonjakan Distribusi Barang, Peneliti UPER Raih Pendanaan RIIM KI untuk Kembangkan Kendaraan Otonom Logistik

20 Maret 2026 - 10:57

Progres Sekolah Rakyat Surabaya Capai 26,76 Persen, Target Rampung Juni 2026

14 Maret 2026 - 01:00

Menakar Implikasi Konflik Timur Tengah, Pakar UPER: Saatnya Indonesia Mandiri Teknologi dan Energi

11 Maret 2026 - 16:39

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 1 Dikebut, 287 Pekerja Diterjunkan

4 Maret 2026 - 22:42

News Trending DAERAH