Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

KESEHATAN

Lanud DMA Merauke Gencar Laksanakan Vaksin Mobile

LOGOS TNbadge-check


					Lanud DMA Merauke Gencar Laksanakan Vaksin Mobile Perbesar

Merauke, Transnews.co.id – Petugas Kesehatan Lanud J.A. Dimara gencar melakukan vaksin mobile untuk melayani vaksinasi kepada masyarakat di Kota Merauke.

Hasil capaian vaksin mobile yang dilakukan Lanud J.A Dimara sejak 24 Februari 2022 sudah mencapai 850 yang tervaksni. Capaian terbanyak adalah vaksin booster hingga mencapai 70 persen.

“Kita membantu pemerintah daerah mempercepat pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat,” ujar Kakes Lanud J.A Dimanara, Kapten Kes Dwi Brahmady, Kamis (17/3/2022) di SMA 2 Merauke.

Untuk vaksin booster, pihaknya menggunakan jenis Moderna, dari sebelumnya dosis 1 dan 2 menggunakan jenis Sinovac. Dikatakan, vaksinator Lanud J.A Dimara selalu standby untuk membantu pelaksanaan vaksin, hanya saja selalu terkendala ketersediaan stok.

“Kadang kita terkendala dengan stok vaksin yang kita pakai. Kadang stok, habis sedangkan permintaan masih banyak, akhirnya kita pinjam pakai dari rekan-rekan yang lain,” bebernya.

Ia berharap, ketika vaksin mudah didapat dipastikan akan lebih lancar lagi pelaksanaan vaksinasinya dan lebih banyak pula orang yang tervaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Merauke, dr. Nevile Muskita mengatakan, permintaan vaksin untuk Merauke disesuaikan jumlah data kebutuhan berapa banyak yang akan divaksin.

“Kita tidak ingin ketika kita minta kebanyakan, kemudian tidak terpakai karena expire. Ini yang harus kita perhitungan dengan baik. Kalau mereka bisa menetapkan sasaran tiap hari mereka akan vaksin berapa banyak, informasikan ke kita sehingga kita minta sesuai kebutuhan ke provinsi,” terang dr. Nevile.

Di lain sisi, ketersediaan vaksin di provinsi juga terbatas dengan masa berlaku yang tidak lama. Antisipasinya, harus memastikan kejelasan sasarannya sebab banyak juga permintaan dari daerah Papua lainnya.

“Misalkan kita minta vaksinnya misalnya 1.000 dosis, sementara ekspairnya akhir Maret ini, bisakah jumlah tersebut terpakai sebelum akhir Maret,” ucap Nevile di ruang kerjanya.

Berdasarkan data terkini, jumlah warga tervaksin di Merauke yaitu 93 persen untuk dosis 1, dosis 2 capai 70 persen dan booster baru 5 pesen.

Baca Lainnya

Keren, Shila at Sawangan Sukses Gelar Depok Night Run Ramadhan 2026

6 Maret 2026 - 23:39

Jatim Siaga Mudik Lebaran 2026, Dinkes Dirikan 230 Pos Kesehatan dan Siapkan Ribuan Tenaga Medis

5 Maret 2026 - 19:10

Bukan Sekadar Jurnalistik, SWI Kota Depok Konsisten Kawal Advokasi Kesehatan Warga

1 Maret 2026 - 20:12

Bupati Mojokerto Dampingi Menteri HAM Kunjungi Korban Keracunan MBG di RSUD Dr. Soekandar

15 Januari 2026 - 20:13

Bupati Mojokerto Dampingi Menteri HAM Kunjungi Korban Keracunan MBG di RSUD Dr. Soekandar
News Trending KESEHATAN