Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Lapas Blitar Gagalkan Upaya Penyelundupan Narkoba Dicampur Kering Tempe

LOGOS TNbadge-check


					Lapas Blitar Gagalkan Upaya Penyelundupan Narkoba Dicampur Kering Tempe Perbesar

Lapas Blitar Gagalkan Upaya Penyelundupan Narkoba Dicampur Kering Tempe

BLITAR, transnews.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba dalam bentuk makanan. Hal tersebut diketahui petugas setelah mencicipi makanan dan menimbulkan efek tidak wajar. Warga binaan penerima makanan itu pun dipastikan mendapat sanksi tegas.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Blitar Romi Novitrion menyebut, penyelundupan narkoba jenis dobel L itu dilakukan dengan mencampur bahan masakan kering tempe. Keluarga warga binaan pembawa makanan itu pun mengakui bahwa terdapat sekitar 800 pil dobel L yang digerus. Tujuannya agar penyelundupan obat terlarang itu bisa mengelabui petugas. Jumat (7/2/2025).

Setelah diperiksa, pihak keluarga mendapat barang berbentuk bubuk tersebut dari luar. Lalu, dicampur dengan kering tempe. Sementara sejumlah warga binaan lainnya juga menuturkan, makanan bercampur narkoba itu rencananya akan diedarkan di lapas dengan harga Rp. 40.000 per bungkus.

Pihak lapas pun memastikan, sudah berkoordinasi dengan Satres Narkoba Polres Blitar Kota untuk penyelidikan lebih lanjut. Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan dan ketertiban di dalam lapas tetap terjaga.

“Langsung kami tindak tegas, (warga binaan, Red.) yang bersangkutan kami cabut hak-haknya, seperti remisi. Termasuk kami isolasi dalam sel khusus,” ungkap Romi.

Romi menambahkan selama ini tim layanan kunjungan selalu mengecek setiap makanan dan minuman yang dibawa pengunjung untuk warga binaan. Saat ada kunjungan tatap muka, petugas juga memeriksa pengunjung untuk mencegah adanya barang berbahaya yang coba diselundupkan.

Baca Lainnya

Hadiri halal bihalal bersama, Ketua DPRD dan Bupati : ASN harus sosialisasikan program unggulan Jepara

26 Maret 2026 - 18:31

Halal Bihalal SWI Depok Jadi Momentum Perkuat Kekompakan Jurnalis Tanpa Sekat

25 Maret 2026 - 22:34

Perkuat Sinergi, Bupati Jepara Silaturahmi ke Kediaman Kiai dan Tokoh Agama Pascalebaran

25 Maret 2026 - 21:47

Riyayan di Grahadi Diserbu Warga, Khofifah Indar Parawansa Ajak Perkuat Kebersamaan dan Ekonomi Rakyat

24 Maret 2026 - 20:11

News Trending ENTERTAINMENT