Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Launching Aplikasi Loker Karawang Diserbu 4.148 Pencaker

LOGOS TNbadge-check


					Launching Aplikasi Loker Karawang Diserbu 4.148 Pencaker Perbesar

Karawang,TransNews.co.id- Hari pertama launching aplikasi infoloker Karawang sejak dibuka Senin (14/9/2020) pukul 13.00 WIB sudah 4.148 akun pencaker yang mendaftar, dan terus bertambah setiap detiknya.

Hal itu menunjukan bahwa aplikasi info loker di Karawang mendapat perhatian dan minat yang luar biasa dari masyarakat Karawang.

Plt Kadiskominfo Karawang, Asep Aang Rahmatullah, di hari pertama launching aplikasi infoloker,menjelaskan,sudah ada 6 perusahaan yang bergabung dan ada 4 lowongan yang sudah dibuka. Yakni PT. Softex Indonesia, PT. Jasa Mandiri Techgraha, PT. Fuji Seat dan PT. TT Techno Park Indonesia.

Dikatakan Asep, membludaknya pencaker yang mengakses infoloker, membuat proses verifikasi akun sedikit lambat. Meski demikian, untuk mengantisipasi antrian panjang, pihak Disnakertrans bersama Diskominfo mensiagakan petugas verifikasi data selama 24 jam yang diunggah para pencaker.

“Segala kekurangan masih dibenahi terkait banyaknya pencaker yang mengakses. Verifikasi diperlukan untuk validasi data pencari kerja,” katanya.

Ke depan, lanjut Asep, diharapkan aplikasi infoloker bisa menjadi salah satu referensi para pencaker dan juga perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Sehingga praktik pencaloan yang selama ini dikeluhkan pencaker dapat teratasi.

“Selain itu, masyarakat yang hendak mencari kerja tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya,”ucap Asep.

Asep menerangkan, aplikasi infoloker secara resmi sudah dirilis hari ini, namun masih dalam tahap uji publik. Uji publik ini dilakukan untuk mengetahui kekurangan yang ada dan masalah yang muncul ketika aplikasi ini diluncurkan dan digunakan oleh masyarakat,”tuturnya.

Tahapan selanjutnya,tandas Asep, adalah membuat regulasi dari Pemkab untuk merangkul perusahaan di Karawang untuk memanfaatkan aplikasi ini.

“Jadi selama uji publik ini untuk mengetahui kendala apa yang muncul,” pungkas Asep.(WY/HMs)

Baca Lainnya

Revolusi Museum Sangiran: Dr. Sudibyo “Hidupkan” Fosil Lewat Teknologi Imersif dan Bit Arrangement

7 Maret 2026 - 03:28

Wujudkan Zero Narkoba Polres Jember Test Urine Bagi Para Perwira

7 Maret 2026 - 03:21

Ramadan Penuh Kebersamaan, Ormas PROGIB DPC Jepara Bagikan 1500 Takjil

7 Maret 2026 - 03:17

Kunjungi Pameran IFEX 2026, Ketua DPRD: Momentum Perluas Akses Pasar Global Furniture Jepara

7 Maret 2026 - 03:11

News Trending EKBIS