DEPOK, transnews.co.id – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok memastikan perlindungan bagi para atlet menjadi salah satu prioritas utama.
Sebanyak 744 atlet yang dipersiapkan untuk berlaga telah mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Ketua KONI Kota Depok, Heri Suprianto mengatakan, perlindungan tersebut diberikan agar atlet memperoleh penanganan cepat apabila mengalami cedera selama menjalani program latihan maupun saat bertanding.
“Kita dalam melindungi atlet itu juga maksimal. Karena hampir 744 atlet itu kita cover BPJS Ketenagakerjaan. Artinya kita sungguh-sungguh memperhatikan jangan sampai mereka cedera. Kalau mereka cedera, semaksimal mungkin bisa ditangani secara cepat,” ujarnya, Rabu (22/07/2026).
Heri menjelaskan, seluruh atlet yang telah terdaftar juga mendapat dukungan layanan kesehatan melalui kerja sama KONI Depok dengan Eka Hospital.
Dengan begitu, atlet yang mengalami cedera dapat langsung ditangani oleh dokter spesialis tanpa harus menunggu proses yang panjang.
“Ketika cedera, mereka harus ditangani oleh dokter yang memang spesialis, yang memahami itu. Terkait BPJS Ketenagakerjaan, kita bekerja sama dengan Eka Hospital. Seluruh atlet itu di-cover oleh mereka,” jelasnya.
Saat ini jumlah atlet yang sudah terlindungi mencapai 744 orang, namun, angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring masuknya pelatih ke dalam skema perlindungan.
“744 atlet mungkin akan berkembang dengan pelatih sekitar 1.000 orang. Itu semua di-cover,” katanya.
Ia menambahkan, perlindungan tersebut berlaku khusus untuk kebutuhan Porprov Jabar 2026, mulai dari masa persiapan, pelaksanaan pertandingan hingga pasca-pertandingan yang berlangsung sampai Desember 2026.
“Untuk Porprov. Mereka meng-cover sampai bulan Desember. Jadi sebelum pelaksanaan, saat pelaksanaan, sampai pasca. Saya pikir ini luar biasa karena membutuhkan dukungan anggaran yang cukup besar. Ini kerja sama yang sangat baik,” tandasnya.












