Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

Masih Siaga, Status Gunung Semeru Berada di Level III

LOGOS TNbadge-check


					Masih Siaga, Status Gunung Semeru Berada di Level III Perbesar

Surabaya, Transnews.co.id – Saat ini, status Gunung Semeru masih berada di level III atau siaga, dan mengalami beberapa kali gempa, Jumat (08/01/22).

Tercatat ada 1 kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo 14 mm dan lama gempa 100 detik. Lalu terjadi 3 kali gempa guguran dengan amplitudo 8-9 mm dan lama gempa 35 sampai 40 detik.

Tak hanya itu, terjadi 9 kali gempa embusan dengan amplitudo 2 hingga 8 mm dan lama gempa 20 sampai 45 detik. Terjadi pula 3 kali harmonik dengan amplitudo 2 hingga 4 mm dan lama gempa 80,5 sampai 191,5 detik.

Selain itu, ada satu kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 15 mm, S-P 2,5 detik dan lama gempa 25 detik. Lalu ada 4 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 29-34 mm, S-P 15,5 hingga 16,5 detik dan lama gempa 40-224 detik.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) membagikan hasil pantauan Gunung Semeru ini melalui situs magma.esdm.go.id. Pantauan ini sejak pukul 00.00 hingga 06.00 WIB yang disusun oleh petugas, Liswanto.

Sementara untuk visual gunung api tersebut terlihat jelas. Asap kawah tidak teramati dan cuaca cerah hingga berawan.

“Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah selatan. Suhu udara sekitar 22 hingga 23°C,” tulis Liswanto dalam laporannya, Jumat (7/1/2022).

Masyarakat masih terus diimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak atau pusat erupsi.

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

MAsyarakat dialarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu atau pijar.

Selain itu, masyarakat juga diimbau mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.

Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Baca Lainnya

Hadir di Rakornas 2026, Pimpinan Forkopimda Jepara Siap Sinkronkan Kebijakan Nasional dan Daerah

2 Februari 2026 - 21:23

Hadir di Rakornas 2026, Pimpinan Forkopimda Jepara Siap Sinkronkan Kebijakan Nasional dan Daerah

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

2 Februari 2026 - 20:38

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

Satu Dekade Berdiri, Universitas Pertamina Sabet Predikat Akreditasi Unggul

2 Februari 2026 - 11:45

Satu Dekade Berdiri, Universitas Pertamina Sabet Predikat Akreditasi Unggul

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

2 Februari 2026 - 11:30

News Trending DAERAH