Menu ✖

Otomatis

DAERAH

Masyarakat Segarjaya Minta Usut Oknum Dibalik Pengrusakan Tanaman Mangrove

LOGOS TNbadge-check

Tanaman mangrove lenyap dirusak sekelompok orang tak dikenal Perbesar

Tanaman mangrove lenyap dirusak sekelompok orang tak dikenal

Karawang, Transnews.co.id – Masyarakat Desa Segarjaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang baru baru ini mengatakan kepada awak media Trans News, meminta kepada para pihak pemerintah terkait dan pihak berwenang hingga kementerian kehutanan untuk mengusut hal pengrusakan pohon mangrove yang ditanam diwilayah cikiong.

Pohon mangrove yang ditanam oleh pokmaswas 6 November 2021 Giat Sosial Pokmaswas Desa Segarjaya Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, mangrove ditanam saat itu jumlahnya hingga 500 pohon lebih, disaksikan oleh masyarakat dan para aktivis LSM dan Ormas.

Akan tetapi dedikasi dan pengabdian kepada negara diarea kawasan hutan cikiong,kelompok masyarakat yang susah payah menanam pohon mangrove,diketahui pada 14 November 2021, tanaman mangrove yang baru ditanam 8 hari lamanya dirusak orang tak dikenal.

Sekelompok Masyarakat Segarjaya minta agar para pihak terkait menegakkan hukum dan keadilan.

“Mengungkap siapa aktor dibalik pengrusakan pohon mangrove, dan sekaligus menelisik adanya pejabat kehutanan yang berwenang yang patut diduga berpotensi telah menyalahgunakan wewenang serta jabatan, menerbitkan izin pemanfaatan lahan kawasan hutan cikiong tidak sesuai dengan peraturan serta undang-undang,” Ujarnya.

Alasan masyarakat setempat, larangan pembabatan pohon dipinggir laut atau mangrove dengan berbagai alasan berpotensi melanggar ketentuan pasal 50 undang-undang kehutanan dan diatur masalah pidananya pada pasal 78 dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda Rp.5 milyar.

Permintaan masyarakat Segarjaya agar oknum atau aktor takala terungkap agar adanya rasa memiliki tanaman hutan serta adanya efek jera, kembali pada lingkungan melakukan hal yang berguna bagi bangsa dan negara, ungkap masyarakat (15/12/2021).(Yusup)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Semarak Ksatria TNI Prima di Jepara Resmi Ditutup, Ribuan Warga Saksikan Pembentangan Merah Putih 81 Meter

11 Okt 2026 - 18:49 WIB

Semarak Ksatria TNI Prima di Jepara Resmi Ditutup, Ribuan Warga Saksikan Pembentangan Merah Putih 81 Meter

Harlah ke-3 Yayasan Makutha Rama Jungpara, Perpaduan Doa, Aksi Sosial, dan Pelestarian Budaya Jepara

11 Okt 2026 - 10:30 WIB

Harlah ke-3 Yayasan Makutha Rama Jungpara, Perpaduan Doa, Aksi Sosial, dan Pelestarian Budaya Jepara

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang Rampung 100 Persen, Siap Tampung 1.000 Siswa

8 Okt 2026 - 18:23 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang Rampung 100 Persen, Siap Tampung 1.000 Siswa

Deviasi Proyek Jalan Beton Kebonagung – Kemasan Capai 9 Persen, Bupati Minta PPK Bergerak Cepat 

7 Okt 2026 - 18:35 WIB

Deviasi Proyek Jalan Beton Kebonagung – Kemasan Capai 9 Persen, Bupati Minta PPK Bergerak Cepat 

Suplai PDAM Menurun, PMI Blitar Glontorkan 12 Ribu Liter Air ke Puskesmas Wonotirto 

6 Okt 2026 - 18:11 WIB

Suplai PDAM Menurun, PMI Blitar Glontorkan 12 Ribu Liter Air ke Puskesmas Wonotirto 

Proyek Jembatan Candinegoro Molor 9,94 Persen, Bupati Subandi Paksa Kontraktor Kerja 24 Jam

6 Okt 2026 - 18:09 WIB

Proyek Jembatan Candinegoro Molor 9,94 Persen, Bupati Subandi Paksa Kontraktor Kerja 24 Jam
Trending di DAERAH