Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Pemkab Pangkep Canangkan 27 Kampung Keluarga Berkualitas

LOGOS TNbadge-check


					Pemkab Pangkep Canangkan 27 Kampung Keluarga Berkualitas Perbesar

Pangkep, Transnews.co.id – Pencanangan 27 kampung keluarga berkualitas (KB) dirangkaikan momentum TNI Manunggal-Bhayangkara-PK-KB–Kesehatan Kabupaten Pangkep.

Pencanangan 27 kampung KB ditandai dengan pemukulan gendang oleh Deputi Lalitbang Kementrian BKKBN RI Prof Muhammad Rizal Martua Damanik dan Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) di aula rumah jabatan Bupati Pangkep, Kamis (9/12).

Dikatakan Prof Muhammad Rizal Martua Damanik, tim pendamping keluarga beresiko stunting diharapkan kerja sama harmonis antara berbagai komponen dalam upaya mempercepat penurunan stunting.

“Kalau kita berbicara stunting, banyak faktor yang menyebabkan terjadinya stunting. Oleh karena itu, tidak bisa hanya mengandalkan satu kementerian atau satu dinas saja tapi mesti multipihak untuk dapat mempercepat penurunan stunting ini,” katanya.

Kepala BKKBN Pangkep Nurlia mengatakan, 27 kampung KB ini tersebar pada 13 kecamatan di Pangkep.

Kampung KB ini memiliki sejumlah program keterikatan lintas sektor. Diantaranya, bina keluarga balita, bina keluarga remaja, bina keluarga lansia, UPPKA.

Selain pencanangan kampung KB, juga dikukuhkan tim pendamping keluarga. Tim pendamping keluarga di Pangkep sebanyak 266 tim. Setiap desa ada satu dan tim terdiri dari tiga orang, bidan desa, PKK dan kader KB.

“Tiga orang ini akan bergerak, sasarannya calon pengantin, ibu hamil, balita dan ibu pasca melahirkan untuk mencegah anak stunting,” jelasnya.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Jelang Lebaran 2026, Forkopimda Jepara Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman

17 Maret 2026 - 21:39

Semarak Ramadhan, Grup Senam Aerobik Saigo Jepara Gelar Buka Bersama untuk Pererat Silaturahmi

16 Maret 2026 - 21:52

News Trending DAERAH