Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Pemkab Tanah Datar Luncurkan Empat Program Unggulan Sektor Pertanian

LOGOS TNbadge-check


					Pemkab Tanah Datar Luncurkan Empat Program Unggulan Sektor Pertanian Perbesar

Batusangkar, Transnews.co.id – Kabupaten Tanah Datar sebagian besar wilayahnya merupakan areal pertanian dan sekitar 72 persen masyarakatnya bergerak pada sektor pertanian.

Guna percepatan pembangunan bidang pertanian dan upaya meringankan beban petani, pemerintah daerah setempat meluncurkan empat Program Unggulan (Progul) pada sektor pertanian dari 10 progul lainnya.

Empat progul berada pada sektor pertanian itu adalah Layanan Bajak Gratis, Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS), Pembangunan dan Rehabilitasi Irigasi serta Peningkatan Kuota Pupuk Bersubsidi.

Saat ini yang masih menjadi keluhan petani yaitu kuota pupuk bersubsidi dari itu pemda akan menambah alokasi anggaran untuk pupuk ini sehingga kebutuhan pupuk untuk petani bisa terpenuhi.

Hal itu dikatakan Bupati Tanah Datar Eka Putra, ketika audiensi dengan Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) di Gedung Indo Jolito, Minggu (13/3/2022).

“Saat ini tidak hanya kuota pupuk yang berkurang Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar juga termasuk langka saat ini. Saya minta Dinas Pertanian untuk dapat mengatur kupon BBM Solar untuk operator bajak gratis sehingga di masing-masing kecamatan itu tidak terlalu jauh untuk mendapatkan BBM,” ujarnya.

Disampaikan Eka Putra saat ini program bajak gratis masih baru, dan pemda terus melakukan evaluasi, karena itu masukan dan saran dari PPS juga sangat dibutuhkan sehingga program ini berjalan dengan baik dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Pertanian Yulfiardi mengatakan untuk kebutuhan tenaga penyuluh pertanian saat ini di Tanah Datar masih kurang mengingat luasnya wilayah kerja, dan saat ini 71 tenaga penyuluh di nagari dan empat di kabupaten idealnya per nagari itu yang wilayahnya luas 2 sampai 3 orang.

“Saat ini dalam upaya menyukseskan progul terutama bajak gratis kita libatkan PPS untuk menyosialisasikan kepada masyarakat dan saat ini PPS tidak hanya sekali namun terus secara bertahap baik itu individual maupun pada acara-acara formal disampaikan,” ujar Yulfiardi.

Ketua PPS pada kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukur karena telah diundang bupati untuk berdialog dan audiensi di Gedung Indo Jolito, sembari minta kepada Bupati untuk mengeluarkan Surat Keputusan penyuluh swadaya karena itu berkaitan dengan Pos Penyuluh Nagari (Posluhnag) dan juga berkaitan dengan anggaran.

Baca Lainnya

Wujudkan Zero Narkoba Polres Jember Test Urine Bagi Para Perwira

7 Maret 2026 - 03:21

Ramadan Penuh Kebersamaan, Ormas PROGIB DPC Jepara Bagikan 1500 Takjil

7 Maret 2026 - 03:17

Dukung HPN 2026, Alfamart Kolaborasi Dengan GWI Jember Salurkan Puluhan Bansos Untuk Anak Yatim

6 Maret 2026 - 04:20

Jatim Siaga Mudik Lebaran 2026, Dinkes Dirikan 230 Pos Kesehatan dan Siapkan Ribuan Tenaga Medis

5 Maret 2026 - 19:10

News Trending DAERAH