Pesan Berantai Ledakan Kasus Corona di Jatim adalah Hoax

Surabaya,Transnews.co.id-Beredar pesan berantai di aplikasi pesan WhatsApp yang menyebut jumlah kasus Covid-19 di beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur, serta keterangan bahwa Kementerian Kesehatan memperkirakan akan terjadi ledakan kasus di Jatim tidak benar dan hoax.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Benny Sampirwanto dan memastikan, bahwa kabar tersebut adalah hoax.

“Faktanya hingga kini tidak ada keterangan resmi dari Kementerian Kesehatan soal perkiraan ledakan kasus tersebut,”kata Beny melalui rilis yang diterima redaksi, Jumat (14/5/2021).

Jumlah kasus dalam pesan yang beredar tersebut juga cenderung menyesatkan , karena berbeda dengan rilis kasus harian yang dikeluarkan gugus tugas Covid-19 Jatim, yang menyebutkan kasus positif, kasus meninggal, dan kasus sembuh.

baca juga :   Pastikan Persiapan Giling 2022, Dirut Utama Holding Perkebunan Kunjungi PTPN Jatim

Pesan sejenis, juga beredar di beberapa daerah dengan narasi yang mirip, hanya fokus wilayahnya berbeda. Misalnya beredar di Jawa Tengah dan Serang, Banten.

Benny menjelaskan, bahwa berdasarkan data peta sebaran Covid-19 di Jawa Timur yang dirilis tiga hari terakhir sejak 11 Mei 2021, terlihat kasus covid-19 di Jatim relatif stabil.

Pada tanggal 11 Mei 2021, misalnya, tercatat penambahan kasus pada hari itu sebanyak 257 orang pasien.

baca juga :   Pompa Semangat Jiwa Korsa, Gubernur AAL Serahkan Mesin Potong Rumput dan Alat Kebersihan

“Sementara, jumlah pasien sembuh sebanyak 193 orang dan pasien meninggal 31 orang,”terangnya.

Kemudian pada tanggal 12 Mei 2021, tercatat penambahan kasus baru pada hari itu sebanyak 248 orang pasien. Sementara,jumlah pasien sembuh sebanyak 224 orang dan pasien meninggal 22 orang.

Benny menambahkan, sedangkan pada tanggal 13 Mei 2021, tercatat penambahan kasus pada hari itu sebanyak 148 orang pasien. Sementara, jumlah pasien sembuh sebanyak 151 orang dan pasien meninggal 11 orang,”ucapnya.

Terkait sebaran zonasi, tambah mantan Karo Humas dan Protokol Pemprov. Jatim ini, di Jawa Timur sudah tidak ditemukan wilayah dengan zona merah, tetapi zona orange dan kuning.

baca juga :   UINSA Surabaya Kukuhkan Delapan Guru Besar Baru

“Sebanyak 26 kabupaten/kota di Jatim kategori zona orange. Sedangkan zona kuning tercatat sebanyak 12 Kabupaten/kota,yakni Pamekasan, Probolinggo, Bondowoso, Sampang, Sumenep, Lumajang, Bangkalan, Pasuruan, Situbondo, Tuban, dan Jember,” pungkasnya. (HD) Editor:Nas

Loading

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/ atau berita tersebut di atas, Silahkan mengirimkan sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami, sebagai-mana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: transnewsredaksi@gmail.com