Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Sekda Kota Depok: Pentingnya Koordinasi, Sinergi, dan Kolaborasi Lintas Sektor

Avatar photobadge-check


					Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Sekda Kota Depok: Pentingnya Koordinasi, Sinergi, dan Kolaborasi Lintas Sektor Perbesar

Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Sekda Kota Depok: Pentingnya Koordinasi, Sinergi, dan Kolaborasi Lintas Sektor

DEPOK, transnews.co.id – Mangnguluang Mansur Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok,  memimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Tingkat Kota Tahun 2025 di Alun-alun Wilayah Timur, Selasa (18/11/2025).

Apel ini digelar untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam penanggulangan bencana serta membangun semangat gotong royong melalui konsep pentahelix, yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media.

Mangnguluang menekankan pentingnya koordinasi, sinergi, dan kolaborasi lintas sektor agar penanggulangan bencana di Depok berjalan cepat, efektif, dan tepat sasaran. “Bencana adalah urusan bersama. Mari kita terus mempererat kerja sama demi tugas kemanusiaan yang mulia dalam semangat Bersama Depok Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok yang telah menginisiasi Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB). Forum ini telah melakukan musyawarah sebanyak dua kali dan diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam pengurangan risiko bencana serta memperkuat ketangguhan Kota Depok.

Dirinya menambahkan, memasuki puncak musim hujan, BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, yang dapat memicu banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Bencana juga dapat menimbulkan dampak lain seperti pengungsian, kebutuhan logistik, risiko penyakit menular, serta kerawanan harta benda.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Sekda mengajak seluruh pihak mengambil langkah konkret agar penanganan bencana dilakukan sesuai ketentuan dan prinsip kemanusiaan.

“Semoga segala ikhtiar kita membangun kota ini dan kehidupan masyarakat mendapat ridha Allah SWT. Salam hormat, salam kemanusiaan, dan salam tangguh,” tandasnya.

Baca Lainnya

Proyek Sekolah Rakyat Jatim 3 di Kota Kediri Capai 84,9 Persen, Masuk Tahap Finishing

17 Juni 2026 - 14:07

Progres Sekolah Rakyat Jatim 4 di Trenggalek Capai 79 Persen, PT Nindya Karya Terapkan Tiga Shift Kerja

17 Juni 2026 - 13:56

Bursa Calon Ketua SWI Depok Menghangat, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya

16 Juni 2026 - 20:13

​Jembatani Tradisi dan Modernitas, UKM Seni Budaya UT Bogor Sukses Gelar GORES FEST 2026

16 Juni 2026 - 16:52

News Trending EKBIS