Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

PMI Banyuwangi Latih Anak Jalanan Mitigasi Bencana

LOGOS TNbadge-check


					Wakil ketua 1 PMI kabupaten Banyuwangi Dr. H. Nurhadi, saat berikan bingkisan kepada  Ustadz Zakaria, pengasuh TPQ Safinatul Huda Perbesar

Wakil ketua 1 PMI kabupaten Banyuwangi Dr. H. Nurhadi, saat berikan bingkisan kepada Ustadz Zakaria, pengasuh TPQ Safinatul Huda

Banyuwangi, Transnews.co.id – Palang Merah Indonesia (PMI) memberikan edukasi mitigasi bencana kepada anak-anak, dari tingkat Taman Kanak Kanak hingga Sekolah Dasar. Kegiatan edukasi mitigasi bencana tersebut, dilakukan PMI di lima titik yang ada di kabupaten Banyuwangi, Jawa Sabtu (18/12/21).

Di kota ujung timur pulau Jawa tersebut, Selama dua hari Kegiatan edukasi kesiapsiagaan bencana digelar, dan salah satunya adalah memberikan edukasi pada anak jalanan dengan ditempatkan dirumah literasi, Ketapang. Edukasi dilakukan untuk melatih kesiapsiagaan anak terhadap kerentananan bencana di wilayahnya.

“kebetulan Kabupaten Banyuwangi berdempetan dengan selat bali dan pesisir pantai selatan, sehingga rentan sekali dengan bencana gempa dan tsunami, karenanya kami dari Palang Merah Indonesia memberikan edukasi untuk menjadi bekal bagi mereka jika sewaktu waktu didaerahnya terjadinya bencana. ” kata Dr. H. Nurhadi, MM. Wakil Ketua 1 PMI kabupaten Banyuwangi.

Lima titik tersebut, di antaranya Rumah Literasi Ketapang, TPQ Safinatul Huda Depan Hotel Baru Tukangkayu, P.A Roudlotul Jannah Karangrejo. Dan untuk hari kedua ditempatkan di kelompok anak disabilitas Sobo dan anak Sinbar Mojopanggung, total 150 siswa TK dan SD.

Sementara, Ade Hergalia, Manajer Program Koica dari PMI Pusat yang ikut mendampingi kegiatan, mengatakan PMI berkerjasama dengan Koica membuat program edukasi kepada anak-anak jalanan, anak- anak panti asuhan, anak anak yang tidak tersentuh oleh media informasi lainnya. Anak-anak tersebut diajarkan kepada mereka bahwa kita harus siap siaga dan selamat jika terjadi bencana kemudian diajarkan tentang pencegahan COVID-19 dan pertolongan pertama.” Ungkap Ade Hergalia.

Selain di Banyuwangi, Edukasi koica for kids juga digelar didaerah lain, tergantung kerawanan potensi bencana di daerah masing masing. Dengan edukasi yang diberikan tersebut, anak akan siap, siaga serta tujuan terpenting adalah selamat dari bencana (hd)

Baca Lainnya

GWS Jepara Kunjungi Panti Lansia: Tekankan Pentingnya Kasih Sayang dan Kepedulian

8 Mei 2026 - 17:09

Bupati Subandi Warning pada Cakades: Biaya Politik Tinggi Bisa Picu Korupsi

7 Mei 2026 - 20:20

OJK, Kejaksaan dan Polri Perkuat Barisan Hadapi Kejahatan Keuangan Digital

7 Mei 2026 - 20:18

Konsolidasi AWAS, Ketua Moh. Subur Tekankan Kekompakan dan Solidaritas Antaranggota

7 Mei 2026 - 06:42

News Trending DAERAH