Menu ✖

Otomatis

DAERAH

PMI Kerjasama Dengan KSR PMI STIE Mandala Berhasil Galang 39 Pendonor Di Alun Alun

LOGOS TNbadge-check

PMI Kerjasama Dengan KSR PMI STIE Mandala Berhasil Galang 39 Pendonor Di Alun Alun Perbesar

Jember, Transnews.co.id – Menyambut tahun baru, Korps Sukarela (KSR) PMI STIE Mandala Jember ajak masyarakat ikut aksi sosial donor darah 5 Januari 2022 di Alun-alun Jember. Kegiatan yang kerjasama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI itu berhasil menggalang 39 pendonor untuk donor darah.

Ilma Faizah Wijiyono Ketua KSR PMI STIE Mandala Jember menjelaskan pihaknya memang sengaja mengadakan kegiatan donor darah di Alun-Alun. “kegiatan donor darah memang sengaja di gelar di Alun-Alun Jember karena menjadi salah satu pusat keramaian,” kata Ilma Faizah Wijiyono.

Dia menjelaskan, dalam kegiatan donor yang diadakan mulai pukul 18.00 sampai 21.30 berhasil menghimpun 39 kantong darah untuk disumbangkan ke UDD PMI. “Yang mendaftar untuk kegiatan donor darah sebenarnya cukup banyak sampai 50 orang tetapi yang lolos untuk donor hanya 39 orang,” imbuhnya.

Para relawan pendonor yang tidak lolos untuk melanjutkan donor darah rata-rata karena tekanan darah terlalu tinggi atau terlalu rendah. Juga HB- darahnya tidak standar.

“Kami ucapkan banyak terimas kaih kepada para pendonor yang lolos, juga yang tidak lolos, semoga lain kali yang tidak lolos bisa donor darah,” imbuhnya.

Selain melakukan donor darah, sambungnya, KSR PMI STIE Mandala Jember juga melakukan sosilisasi pentingnya donor darah kepada para pengunjung Alun-alun.

“Kami juga sosialisasi kepada masyarakat untuk sukarela donor darah karena darah terhimpun akan ditranfusikan kepda pasien membutuhkan di rumah sakit-rumah,” ujar Dewi Untari, panitia pelaksana dari KSR STIE Mandala.

Bahkan, sambungnya, bisa jadi saudara, teman atau tetangga kita sendiri yang menbutuhkan.

“Setetes darah bisa menyelamatkan nyawa pasien di rumah sakit, mari kita sama-sama aktif untuk donor darah,” terangnya.

Selain itu, sambungnya, donor darah juga bermanfaat bagi pendonornya. Pertama setiap akan donor akan dicek kondisi kesehatannya seperti tensinya, HB darahnya.

“Setiap darah yang didonorkan juga akan menjalani tes beberapa penyakit seperti sipilis, HIV/AIDS, Hepatitis. Hanya darah yang sehat yang ditranfusikan kepada pasien yang membutuhkan,” pungkasnya.(lrfak)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

24 Sep 2026 - 21:13 WIB

Infrastruktur Digital Jadi Sorotan, DPRD Situbondo Belajar ke Diskominfo Jatim

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

24 Sep 2026 - 21:11 WIB

Progres TPST Lamongan On Track Tembus 25 Persen, Kejar Target PHO Akhir Desember 2026

Pemkab Sidoarjo Dorong Flyover Gedangan Enam Jalur, Target Tahan Macet hingga 30 Tahun

23 Sep 2026 - 11:27 WIB

Pemkab Sidoarjo Dorong Flyover Gedangan Enam Jalur, Target Tahan Macet hingga 30 Tahun

Sebanyak 3.000 Peserta Ramaikan Haornas Jatim 2026, Olahraga Inklusif Tak Lagi Sekadar Seremonial

21 Sep 2026 - 19:10 WIB

Sebanyak 3.000 Peserta Ramaikan Haornas Jatim 2026, Olahraga Inklusif Tak Lagi Sekadar Seremonial

Sebanyak 7.223 Rumah di Sidoarjo Teraliri Jargas, Pemkab Usulkan 10.500 Sambungan Baru

18 Sep 2026 - 21:49 WIB

Sebanyak 7.223 Rumah di Sidoarjo Teraliri Jargas, Pemkab Usulkan 10.500 Sambungan Baru

Tiga Raperda Diajukan, Subandi Tekankan APBD Sidoarjo Harus Efektif dan Transparan

17 Sep 2026 - 20:01 WIB

Tiga Raperda Diajukan, Subandi Tekankan APBD Sidoarjo Harus Efektif dan Transparan
Trending di DAERAH