Menu

Otomatis

PERISTIWA

Polres Cimahi Berlakukan Ganjil Genap Kawasan Wisata Lembang

LOGOS TNbadge-check

Polres Cimahi Berlakukan Ganjil Genap Kawasan Wisata Lembang Perbesar

Lembang, Transnews.co.id – Satlantas Polres Cimahi bersama pemerintah setempat memberlakukan aturan ganjil genap bagi kendaraan roda empat atau lebih menuju kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Kasatlantas Polres Cimahi Ajun Komisaris Sudirianto mengatakan, aturan ganjil genap kendaraan dimulai pada Sabtu dan Minggu akhir pekan ini. Rekayasa lalin tersebut diberlakukan sejak pukul 08.00 WIB hingga sore hari di Simpang Beatrix Lembang.

“Hari ini, kita terapkan lagi rekayasa ganjil genap di Lembang tepatnya di Simpang Beatrix. Ini sebagai upaya preventif adanya lonjakan wisatawan yang berlibur ke Lembang. Seperti kita tahu, kasus Covid-19 sedang meningkat lagi,” kata Sudirianto, Sabtu (12/2/2022).

Kendaraan wisatawan yang terjaring operasi sistem ganjil genap bakal langsung diarahkan untuk memutar balik. Sedangkan, yang datang dari arah Bandung menuju Lembang bakal dibelokkan ke arah Jalan Kolonel Masturi.

Sementara yang datang dari arah Jalan Kolonel Masturi bakal diarahkan kembali ke arah Bandung.

Sudirianto mengingatkan agar wisatawan yang hendak berkunjung ke Lembang untuk mematuhi aturan mengingat Bandung Barat kembali menerapkan status PPKM level 3.

“Segala aturan yang diterapkan selama PPKM level 3 harus dipatuhi, terutama protokol kesehatan,” tambahnya.

Selain di kawasan wisata Lembang, aturan ganjil genap juga diberlakukan di Kabupaten Bandung. Rekayasa lalin ini berlaku di dua ruas jalan yakni Gerbang Tol Soroja dan Cileunyi.

Kasatlantas Polresta Bandung Kompol Rislam Harfia mengatakan, waktu penerapan ganjil genap akan dilakukan pada waktu-waktu tertentu. Sejak Jumat kemarin, dimulai pukul 16.00 WIB-18.00 WIB.

Sedangkan, pada Sabtu dan Minggu dilakukan pada pagi pukul 07.00 WIB-09.00 WIB dan sore pukul 16.00 WIB-18.00 WIB.

Lebih jauh Rislam menuturkan, ada sejumlah personel gabungan dari Polresta Bandung dan Dishub Kabupaten yang diturunkan untuk mengatur dan menjaga pelaksanaan ganjil genap.

“Di kita ada delapan, lalu ada teman-teman Dishub juga. Paling ada 10 orang, satu unit 10 orang,” terangnya.

Rislam mengatakan, pemberlakuan ganjil genap akan disesuaikan dengan situasi perkembangan arus lalu lintas di lapangan. “Lihat situasi perkembangan. Kalau misalnya sudah selesai PPKM level 3, nanti akan dievaluasi,” tandasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pemkot Depok Bayar UGK Pelebaran Jalan Sawangan Rp58 M

15 Sep 2026 - 21:52 WIB

Pemkot Depok Bayar UGK Pelebaran Jalan Sawangan Rp58 M

Cegah Kepanikan Megathrust, Pakar UPER Tekankan Pentingnya Literasi Informasi Bencana

14 Sep 2026 - 21:10 WIB

Cegah Kepanikan Megathrust, Pakar UPER Tekankan Pentingnya Literasi Informasi Bencana

Pengamat Sebut Layanan Biskita Depok Tak Menyasar Masyarakat Kelas Bawah

14 Sep 2026 - 11:50 WIB

Pengamat Sebut Layanan Biskita Depok Tak Menyasar Masyarakat Kelas Bawah

​BNI Beyoutiful Symphony Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Edukasi Estetika Berbasis Sains

12 Sep 2026 - 19:04 WIB

​BNI Beyoutiful Symphony Festival 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Edukasi Estetika Berbasis Sains

Peringati Harpelnas, Asasta Depok Adakan Asasta Fun Run 2026

12 Sep 2026 - 18:47 WIB

Peringati Harpelnas, Asasta Depok Adakan Asasta Fun Run 2026

Tirta Asasta Perluas Cakupan Pelayanan Air Bersih Melalui Pembangunan IPA

12 Sep 2026 - 18:44 WIB

Tirta Asasta Perluas Cakupan Pelayanan Air Bersih Melalui Pembangunan IPA
Trending di DEPOK