JEPARA, transnews.co.id – Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, SE meresmikan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Klepu RT 03 RW 06, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Minggu (15/2/2026).
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol rumah layak huni siap ditempati. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Keling, di antaranya Camat Keling Lulut Ardiyanto, SE, Kapolsek Keling AKP Suyitno, SH, serta Danramil 08 Keling yang diwakili Babinsa Sertu Yanto.
Dalam sambutannya, Bupati Jepara menyampaikan apresiasi kepada Ormas Lindu Aji dan Lembaga Aliansi Indonesia yang dinilai aktif mendukung program sosial kemasyarakatan, khususnya penanganan RTLH.

“Harapan kami organisasi kemasyarakatan dapat terus memberi manfaat bagi umat dan bangsa, serta memperluas kontribusi dalam kehidupan bermasyarakat agar keberadaannya dirasakan semua kalangan,” ujarnya.

Resmikan RTLH di Keling, Bupati Witiarso Utomo Ajak Ormas Terus Kontribusi Bangun Jepara
Bupati juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Jepara telah menangani sebanyak 1.284 unit RTLH melalui berbagai skema dan kolaborasi lintas pihak. Menurutnya, persoalan perumahan tidak bisa diselesaikan pemerintah daerah sendiri tanpa dukungan berbagai elemen.
Ia menambahkan, bantuan pemerintah sebesar Rp20 juta dapat menghasilkan rumah layak huni berkat dukungan tambahan dari Lembaga Aliansi Indonesia dan Ormas Lindu Aji Putra Kalingga.
Sementara itu, perwakilan BPAN Aliansi Indonesia sekaligus Lindu Aji Putra Kalingga, H. Bambang Budi Utomo, SH, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan.
Ia menjelaskan, pembangunan rumah tersebut menelan biaya sekitar Rp88 juta. Dari jumlah itu, Rp20 juta berasal dari pemerintah kabupaten, sedangkan sisanya sekitar Rp68 juta merupakan bantuan swadaya berupa dana, material bangunan, pemasangan listrik, hingga bantuan dua tiang listrik gratis dari PLN Bangsri.
Ke depan, Aliansi Indonesia dan Lindu Aji berencana melanjutkan program bedah rumah di sejumlah desa lain, di antaranya Desa Kunir, Bumiharjo, dan Jlegong.
Dalam kesempatan tersebut, Agung Investigasi Aliansi Indonesia sekaligus Ketua Lindu Aji Putra Kalingga juga menyerahkan bantuan tambahan secara simbolis kepada pemilik rumah, Ngadimin, berupa meja kursi, almari, dan kambing.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa keberkahan bagi keluarga penerima,” pungkasnya.












