Menu ✖

Otomatis

DEPOK

Tania Laena Diduga Lakukan Politik Uang di Depok-Bekasi

LOGOS TNbadge-check

Tania Laena Diduga Lakukan Politik Uang di Depok-Bekasi Perbesar

Depok – Setelah viral di media sosial tentang Caleg DPR-RI Dari Partai Golkar No Urut 1 Dapil Depok-Bekasi Ranny Fadh Arafiq, kini kembali muncul dugaan politik uang yang menimpa Caleg DPR-RI Golkar lainnya, yaitu Wenny Haryanto dan Tania Laena.

Keduanya diduga melakukan politik uang lantaran video pembagian uang kepada masyarakat beredar luas di dunia maya.

Selain mereka, beredar pula di media sosial (medsos) video dan foto para calon legislatif (Caleg) baik DPRD Kota Depok, DPRD Provisi Jawa Barat (Jabar) maupun DPR RI melakukan politik uang.

Seperti diketahui, politik uang tidak hanya dilakukan Caleg satu partai saja tapi juga dilakukan hampir semua partai.

Badan Saksi Nasional Partai Golkar Kota Depok (BSNPGD) dengan tegas membantah informasi terkait adanya praktik politik uang yang dilakukan oleh Caleg Partai Golkar untuk DPR RI Dapil Kota Depok-Bekasi.

Diduga tim Caleg DPR RI tersebut yakni dari tim Tania Laena dan Wenny Haryanto. Sebelumnya hal isu dugaan politik uang juga menimpa Caleg Partai Golkar DPR RI Rani Fahd A Rafiq.

“Ada juga laporan masuk atas nama Tania Laena dan Wenny Haryanto,” ujar Ketua BSNPGD dan Bappilu Golkar Kota depok, Tajudin Tabri saat di konformasi di Kota Depok, Selasa (13/02/2024).

Lanjut Tajudin, pihaknya akan segera menyikapi laporan tersebut. “Kami memang sudah menerima terkait laporan tersebut bahwa tim Tania Laena dan Wenny Haryanto melakukan ‘serangan fajar’,” terangnya.

Menurut Tajudin, pihaknya menilai Partai Golkar Kota Depok sedang menghadapi serangan fitnah keji politik uang untuk menjatuhkan Partai Golkar.

“Tapi, tetap semua laporan, kami akan lakukan investigasi. Kami telah menerima juga video dan foto-foto berupa amplop berisi uang dan stiker kedua Caleg, Tania Laena dan Wenny Haryanto. Apabila ditemukan kesalahan akan kami tindak tegas,” tegasnya.

BSNPGD telah menerima laporan terkait perilaku kurang pas dari beberapa calon legislatif, namun setelah dilakukan konfirmasi, semua calon tersebut tak terbukti dan menjalankan Pemilu 2024 sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku.

“BSNPGD tidak hanya menerima laporan terkait fitnah terhadap caleg dari partai kami, tetapi juga terhadap caleg dari partai lain. Namun, kami memilih untuk tidak mengomentari hal tersebut,” jelas Tajudin.

BSNPGD berharap agar masyarakat dapat memahami bahwa mereka berkomitmen untuk menjaga integritas dan etika dalam proses demokrasi.

“Kami tegaskan, kami menolak segala bentuk praktik politik uang yang tidak sejalan dengan prinsip-prinsip demokrasi yang sehat,” tegas Tajudin lagi.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Mengaku Dibohongi Dishub Depok, Bambang Sutopo: Yang Kami Tunggu Bahasan APBD 19,2 Miliar

9 Okt 2026 - 20:40 WIB

Mengaku Dibohongi Dishub Depok, Bambang Sutopo: Yang Kami Tunggu Bahasan APBD 19,2 Miliar

Bangun Budaya Sadar Keselamatan, PLN UPT Gandul Edukasi Siswa SMPN 17 Depok

9 Okt 2026 - 12:16 WIB

Bangun Budaya Sadar Keselamatan, PLN UPT Gandul Edukasi Siswa SMPN 17 Depok

Sekda Depok Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Penanganan Kesehatan Jiwa

8 Okt 2026 - 19:50 WIB

Sekda Depok Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Penanganan Kesehatan Jiwa

Sekda Kota Depok Puji Capaian Roidah A’isyi Shofwah di Adujaknas 2026

5 Okt 2026 - 14:48 WIB

Sekda Kota Depok Puji Capaian Roidah A’isyi Shofwah di Adujaknas 2026

Jembatan Jago Akses Cipayung–Pasir Putih Ditutup Total, Warga Diminta Cari Jalan Alternatif

5 Okt 2026 - 14:17 WIB

Jembatan Jago Akses Cipayung–Pasir Putih Ditutup Total, Warga Diminta Cari Jalan Alternatif

Kostrad Bantah Keterlibatan Anggota Dalam Polemik Gudang Penimbun Solar

3 Okt 2026 - 22:29 WIB

Kostrad Bantah Keterlibatan Anggota Dalam Polemik Gudang Penimbun Solar
Trending di DEPOK