Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Terapkan Program Padat Karya, Kadisnaker: Harus Kegiatan yang Berkelanjutan

LOGOS TNbadge-check


					Terapkan Program Padat Karya, Kadisnaker: Harus Kegiatan yang Berkelanjutan Perbesar

DEPOK, transnews.co.id || Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok menggelar kegiatan program padat karya bagi warga terdampak pandemi Covid-19 pada 11 kecamatan di kota Belimbing itu. Kegiatan padat karya beragam seperti pelatihan, pendampingan, pemberian modal, serta bibit tanaman maupun benih ikan.

Kepala Disnaker Mohammad Thamrin mengatakan, satu kelompok padat karya ada sekira 20 orang. Saat ini baru di tiga Kecamatan mudah-mudahan di ABT tahun ini tambah tiga kelompok lagi.

“Saat ini yang sudah berjalan baru tiga kelompok di tiga kecamatan. Kalau disetujui di ABT tahun ini tambah tiga kelompok lagi” ujarnya di ruang kerjanya,  Senin (27/9/2021)

Thamrin menjelaskan tiga lokasi yang sudah berjalan di antaranya Kecamatan Sukmajaya, Cilodong, dan Bojongsari dengan kegiatan budidaya ikan. Mereka diberikan pelatihan, pembuatan kolamnya, benih ikannya, pakannya dan penunjang lainnya hingga informasi penjualan hasilnya.

“Ikannya dikembangkan oleh mereka, begitu pun hasilnya yang menikmati mereka kelompok itu.” terangnya.

Setelah terjual, mereka beli benih baru lagi, beli pakannya, dan seterusnya sampai panen ikan dan menjualnya.

“Kan itu berkelanjutan, tidak sekali hasil putus” tambahnya

Pihaknya mengharapkan kegiatan padat karya yang berkelanjutan tidak hanya ikan. Bisa lainnya, yang penting berkelanjutan sehingga mereka penghasilannya juga berkelanjutan. Kita lihat peluangnya dulu. Kegiatan harus berdasarkan pada potensi yang ada.

Tahun ini pelatihan untuk giat padat karya, pelaksanaanya hanya untuk 12 kali. Thamrin berharap kedepan bisa lebih. Pelatihanya diberikan bagi usia produktif yang dibedakan menjadi kelompok bapak-bapak, ibu-ibu dan remaja.

Minimal setiap kecamatan kita sentuh untuk kelompok ibu-ibunya, remajanya dan bapak-bapaknya. Kan kelompok-kelompok itu peluang atau potensinya berbeda-beda, pelatihan, pemberian modal dan pendampingan yang diberikan juga berbeda.

“Mudah-mudahan program padat karya ini bisa membangkitan perekonomian keluarga terdampak Covid-19 di kota Depok” tandasnya.

Baca Lainnya

Kick Off Munas 2026: Dukung Ketahanan Pangan, SWI Bersama Pemkab Boyolali Tanam Sorgum dan Bunga Matahari

6 Februari 2026 - 23:31

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Polda Jatim Kerahkan Jajaran Polres Bersih-Bersih Serentak

6 Februari 2026 - 21:34

Temui Mensos Gus Ipul, Bupati Subandi Tegaskan Pemkab Sidoarjo Siap Kawal DTSEN Hingga Desa

6 Februari 2026 - 21:31

Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkab Sidoarjo Gelar Tanggulangin Fair 2026 Hadirkan Teknologi Industri Modern

6 Februari 2026 - 21:27

News Trending DAERAH