Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PENDIDIKAN

Wali Kota Pekanbaru Pastikan PTM 100 Persen Terus Berlanjut

LOGOS TNbadge-check


					Wali Kota Pekanbaru Pastikan PTM 100 Persen Terus Berlanjut Perbesar

Pekanbaru, Transnews.co.id – Wali Kota Pekanbaru Firdaus memastikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih terus berlanjut meski ada peserta didik yang terkonfirmasi COVID-19.

Menurut wali kota, satu kasus positif COVID-19 di satu sekolah tidak bisa menjadi patokan untuk memberhentikan atau mengurangi durasi belajar tatap muka di seluruh sekolah.

“Untuk keseluruhan kebijakan dalam sebuah kota, itu belum, dengan satu kasus, tidak mungkin kita ambil kebijakan. Tapi yang jelas, itu tetap menjadi perhatian,” tegasnya, Rabu (9/2/2022).

Guna meminimalisir sebaran wabah, wali kota menyebutkan cukup dengan mengambil tindakan khusus di sekolah bersangkutan. “Terhadap sekolahnya, tentu kita ada perhatian khusus. Apakah (PTM) di hentikan sementara, atau hanya kelas itu saja yang ditutup,” ujarnya.

Kemudian terhadap peserta didik yang positif COVID-19, wali kota meminta instansi terkait melakukan tracing atau pelacakan kontak erat sehingga sebaran wabah bisa segera diputus.

“Kalau dia (peserta didik) klaster keluarga juga, keluarganya dari mana, apakah ada anggota keluarga yang bekerja di luar kota. Itu harus dipetakan lagi,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Ismardi Ilyas menyatakan sudah ada dua SMP yang PTM-nya diberhentikan sementara pasca adanya peserta didik yang positif covid.

Kedua sekolah tersebut di antaranya SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 18. “Sekarang anak-anak untuk sementara belajar daring dahulu,” ucapnya.

Baca Lainnya

Atasi Lonjakan Distribusi Barang, Peneliti UPER Raih Pendanaan RIIM KI untuk Kembangkan Kendaraan Otonom Logistik

20 Maret 2026 - 10:57

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Jelang Lebaran 2026, Forkopimda Jepara Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman

17 Maret 2026 - 21:39

News Trending DAERAH