Menu

Otomatis

EKBIS

Imbas Corona, Ribuan Pekerja Asal Kabupaten Tasikmalaya Terkena PHK

LOGOS TNbadge-check

Imbas Corona, Ribuan Pekerja Asal Kabupaten Tasikmalaya Terkena PHK Perbesar

Tasikmalaya, transnews.co.id- Imbas Covid -19 berdampak kepada pekerja, buruh dan karyawan disemua perusahaan yang merumahkan bahkan memutus hubungan kerja (PHK) terhadap karyawanya.

Data yang berhasil dihimpun dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat menyebutkan bahwa sebanyak 15.012 warga Kabupaten Tasikmalaya terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan dirumahkan.

Mereka terkena PHK lantaran perusahaan tempat mereka bekerja di beberapa kota seperti Jakarta, Bekasi, Bogor dan Tangerang tidak bisa melanjutkan usaha karena terdampak pandemi Covid-19.

Kabid Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tasikmalaya Syafrudin Korompot seperti dilansir Ayo. Bandung.com mengungkapkan, jumlah itu bersifat sementara. Karena hingga saat ini masih dilakukan pendataan oleh pihak Desa.

“Kita dapatkan data dari pemerintah desa. Jadi mereka di phk oleh perusahaan yang ada di kota lain bukan yang berada di Tasikmalaya, ” kata Syafrudin melalui sambungan telepon, Kamis (9/4/2020).

Sementara untuk perusahaan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, kata Syafrudin, PHK maupun pekerja yang dirumahkan belum terjadi. Hanya saja, perusahaan mengurangi jam kerja untuk mengurangi biaya operasional.

“Kalau perusahaaan di Kabupaten Tasikmalaya nihil tidak ada PHK atau dirumahkan. Karena sedikit juga perusahaannya. Tapi kami dapat informasi dari perusahan bahwa ada pengurangan jam kerja,” tambahnya.

Sementara untuk pekerja yang terkena PHK maupun dirumahkan, lanjut Syafrudin, pihaknya akan mengajukan kepada Pemerintah provinsi agar mendapatkan dan masuk dalam program pra kerja, atau dilibatkan dalam program padat karya.

“Kalau dari pusat, sudah jelas ada program pra kerja ya, kita usulkan saja. Kalau dari Kabupaten Tasikmalaya belum ada action, tapi mungkin dengan padat karya tunai,” ujarnya. (WH) Editor:Nas

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Perkuat Manajemen Bencana, BPBD Jatim Gandeng Unhan RI

17 Sep 2026 - 20:03 WIB

Perkuat Manajemen Bencana, BPBD Jatim Gandeng Unhan RI

Tiga Raperda Diajukan, Subandi Tekankan APBD Sidoarjo Harus Efektif dan Transparan

17 Sep 2026 - 20:01 WIB

Tiga Raperda Diajukan, Subandi Tekankan APBD Sidoarjo Harus Efektif dan Transparan

Pemkot Depok Bayar UGK Pelebaran Jalan Sawangan Rp58 M

15 Sep 2026 - 21:52 WIB

Pemkot Depok Bayar UGK Pelebaran Jalan Sawangan Rp58 M

Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru Dilantik, UPER Siapkan Talenta Strategis

14 Sep 2026 - 21:14 WIB

Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru Dilantik, UPER Siapkan Talenta Strategis

Cegah Kepanikan Megathrust, Pakar UPER Tekankan Pentingnya Literasi Informasi Bencana

14 Sep 2026 - 21:10 WIB

Cegah Kepanikan Megathrust, Pakar UPER Tekankan Pentingnya Literasi Informasi Bencana

Pengamat Sebut Layanan Biskita Depok Tak Menyasar Masyarakat Kelas Bawah

14 Sep 2026 - 11:50 WIB

Pengamat Sebut Layanan Biskita Depok Tak Menyasar Masyarakat Kelas Bawah
Trending di DEPOK