Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Dukung WWF, Pemkot Depok Deklarasikan Plastic Smart Cities

LOGOS TNbadge-check


					Dukung WWF, Pemkot Depok Deklarasikan Plastic Smart Cities Perbesar

Depok, Transnews.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama deklarasi Plastic Smart Cities (PSC) dengan Yayasan World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia. Program ini merupakan inisiasi WWF bersama dengan kota-kota di seluruh dunia untuk menjauhkan plastik ke lingkungan pada tahun 2030.

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, pihaknya menyetujui dan mendukung misi PSC, melalui tindakan nyata di tingkat kota bekerja sama dengan masyarakat, pemerintah provinsi dan pusat, sektor swasta, institusi akademisi, serta lembaga internasional. Hal ini bertujuan menghilangkan terjadinya kebocoran sampah plastik ke alam pada tahun 2030.

“Rencana aksi program PSC ini akan dilaksanakan pada tiga kecamatan yang sudah diteliti melalui scoping baseline study. Di antaranya Kecamatan Bojongsari, Sawangan, dan Cipayung,” ujar Imam Budi Hartono, usai menghadiri acara deklarasi PSC, di Aula Lantai 10, Gedung Dibaleka II, Senin (27/09/21).

Dikatakannya, implementasi program tersebut akan dilakukan dengan cara kerja sama antar bank sampah bersama lintas komunitas yang memiliki fokus terhadap isu lingkungan, sampah plastik dan edukasi. Dengan begitu, komunitas saling berbagi peran dan memiliki tugas sesuai dengan isu yang biasa ditangani.

“Implementasinya kita akan membuat satu alat yang memproses plastik menjadi sebuah bahan bakar, yang digunakan untuk buat kompor, bisa buat kendaraan. Inovasinya ke arah sana,” jelasnya.

Imam menambahkan, deklarasi PSC merupakan momentum bagi Kota Depok untuk mengembangkan sistem tata kelola sampah yang selama ini dilakukan oleh pemerintah. Sambungnya, program ini juga sejalan dengan misi Kota Depok yaitu meningkatkan pembangunan infrastruktur berbasis teknologi dan berwawasan lingkungan.

“Selain itu, perumusan tata kelola sampah juga sejalan dengan isu prioritas dari Kota Depok yaitu penanganan dan pengelolaan sampah berbasis kemasyarakatan,” tandasnya.

Baca Lainnya

Jaga Keandalan Listrik Selama Ramadhan, PLN Lakukan Thermovisi pada Jalur Transmisi Depok–Cawang

2 Maret 2026 - 19:02

Hengky Dorong Perencanaan Infrastruktur 2027 Terukur dan Taat Aspek Hukum

2 Maret 2026 - 18:59

Bukan Sekadar Jurnalistik, SWI Kota Depok Konsisten Kawal Advokasi Kesehatan Warga

1 Maret 2026 - 20:12

Setda Kota Depok Godok Program Unggulan 2027: Dari Insentif Guru Ngaji Hingga Perlindungan Sosial

27 Februari 2026 - 18:25

News Trending DEPOK