Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Aplikasi Cerdas Dorong Transformasi Pertanian Digital

LOGOS TNbadge-check


					Aplikasi Cerdas Dorong Transformasi Pertanian Digital Perbesar

Bandung, Transnews.co.id – Kementerian Pertanian mendorong penggunaan teknologi sebagai basis utama arah pengembangan pertanian ke depan. Dengan semakin masifnya perkembangan teknologi, maka tren kebijakan harus berorientasi ke arah sana.

Demikian disampaikan Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian, Prof Imam Mujahidin Fahmid, M.Tdev ketika menyampaikan arahan dalam acara bertajuk ‘Sosialisasi Pengembangan Teknologi Informasi Regional 1’. Kegiatan dilangsungkan di Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/10).

“Tidak ada tawar menawar lagi, pembangunan pertanian mengarah kepada proses transformasi digital,” ujar Prof Imam.

Prof Imam memaparkan, dunia pertanian mengalami perubahan yang signifikan seiring dengan kian masifnya penetrasi teknologi dan internet. Terlebih di tengah pandemi sekarang, dimana menjadi tantangn tersendiri untuk memilih metodologi dan strategi baru dalam konteks mengembangkan pertanian.

“Itu yang kemudian melatari lahirnya Aplikasi Cerdas Pertanian. Ini adalah bentuk komitmen kami membangun pertanian berbasis teknologi. Makin memudahkan bagi para penyuluh maupun petani,” beber Prof Imam.

Menurutnya, kehadiran Aplikasi Cerdas Pertanian merupakan sebuah inovasi dan lompatan besar, karena memberikan kemudahan-kemudahan pada petani dan penyuluh. “Tidak lagi terhalang jarak, proses transfer pengetahuan dari pusat ke daerah lebih efektif,” jelas dia.

“Harus dijadikan momentum, khususnya kepada para petani milenial. Bagaimana masuk pada arena pengetahuan melalui pendekatan teknologi seperti halnya aplikasi ini,” lanjut Prof Imam.

Dia berharap adanya partisipasi penyuluh yang masif untuk mengoptimalkan sosialisasi dan implementasi aplikasi Cerdas Pertanian ini. Termasuk menguatkan peran ‘Komando Daerah’ yang notabene menjadi mata dan telinga pemerintah dalam hal ini Kementan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengenbangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa peran para penyuluh sangat vital dalam mempercepat transformasi pertanian tradisional menuju digital. Dedi yakin dengan eksistensi aplikasi cerdas pertanian memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan mutu SDM petani dan penyuluh.

“Dan jaringan Pertanian Nasional kita sudah terbentuk di seluruh daerah, ini harus dimaksimalkan. Kita optimsis program ini melahirkan banyak petani digital sebagaimana visi Bapak Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo),” terang Dedi.

Hal senada diungkapkan Kepala Pusat Penyuluh Pertanian, Bustanul Arifin. Dalam sambutannya, Bustanul meyakinkan bahwa aplikasi cerdas ini betul-betul memberikan manfaat yang amat besar bagi para petani maupun penyuluh. Banyak fitur-fitur unggulan, termasuk seputar bagaimana mengoptimalkan giat pertanian.

“Kuncinya nanti ada di penyuluh. Maka dari itu, penggunaan aplikasi ini akan masif dan optimal jika penyuluh benar-benar aktif memberikan edukasi kepada petani,” jelas Bustanul.

Dijelaskan dia, pengembangan teknologi informasi berbasis pertanian harus didukung SDM yang kuat. Termasuk penyuluh di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga desa-desa. Maka dari itu, peran penyuluh sangat vital sebagai garda terdepan keberhasilan sosialisasi penggunaan teknologi ini.

“Yakinlah bahwa aplikasi ini memberikan manfaat yang besar bagi para petani. Karena ini adalah bentuk dari transfer knowledge Kementerian Pertanian. Tidak lagi terbatas dengan jarak dan waktu, semua data bisa diakses dengan mudah,” pungkasnya. (ez)

Baca Lainnya

FKPM Mambak Kecam Akun Facebook yang Rendahkan Martabat Ratu Kalinyamat Jepara

3 February 2026 - 23:05

Pekerja Bangunan di Jepara Dilarikan ke RSUD Kartini Usai Tersengat Listrik di Atap Gudang SPPG Lebuawu

3 February 2026 - 23:02

Temuan Tonggak Penebangan di Beteng Portugis Picu Pertanyaan Tata Kelola Cagar Budaya

3 February 2026 - 22:58

Gebyar Literasi Anak Meriahkan Harjasda ke-167, Tanamkan Budaya Menabung dan Cinta Sidoarjo Sejak Dini

3 February 2026 - 22:52

News Trending DAERAH