Menu

Otomatis
Breaking News

DAERAH

KKP Beri Bantuan Masyarakat Pesisir Banyuwangi

LOGOS TNbadge-check

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) menyerahkan bantuan kepada Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) Penyu dan Kelompok Pelestari Mangrove Banyuwangi. Perbesar

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) menyerahkan bantuan kepada Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) Penyu dan Kelompok Pelestari Mangrove Banyuwangi.

Banyuwangi, Transnews.co.id – Guna mendukung upaya kelompok masyarakat Kabupaten Banyuwangi dalam konservasi dan rehabilitasi ekosistem pesisir, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) menyerahkan bantuan kepada Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) Penyu dan Kelompok Pelestari Mangrove.

Bantuan senilai lebih dari 45 juta rupiah tersebut, diserahkan secara simbolis oleh Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Pamuji Lestari kepada Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pantai Rejo, Muhyi pada, Sabtu (20/11/2021) beberapa waktu lalu di Pantai Cemara, Banyuwangi.

Sebelumnya tahun 2020, KKP telah memberikan bantuan konservasi kepada Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF) senilai Rp 85 juta berupa satu set perangkat monitoring peneluran penyu. Melalui dukungan ini BSTF telah berhasil mengembangkan intan box yaitu sarana peneluran penyu tanpa media pasir.

KKP , juga memberikan bantuan pemerintah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ABT Mangrove kepada Kelompok Pelestari Mangrove Baret sebesar lebih dari Rp 775 juta, dengan target luas tanam 58 hektare dan 290.000 bibit.

“Bantuan konservasi diserahkan untuk meningkatkan peran serta kelompok masyarakat dalam upaya perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan berkelanjutan kawasan konservasi dan jenis ikan yang dilindungi atau terancam punah,” ujar Tari, Rabu (01/12/2021) dalam keterangannya.

Menurut Tari, hal tersebut sejalan dengan kebijakan ekonomi biru Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang menekankan agar pengelolaan kawasan konservasi dan jenis ikan yang terancam punah dapat tetap memperhatikan keseimbangan ekologi dan ekonomi.

“Bantuan pemerintah untuk konservasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kelompok dalam melakukan kegiatan konservasi dan rehabilitasi sehingga kelestarian penyu dan ekosistem pesisir di Banyuwangi tetap terjaga,” pungkasnya. (hd)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sidak Rusunawa Pucang, Wabup Mimik Soroti Kebersihan dan Fasilitas: Tiga Gedung Hanya Dijaga Dua Petugas

10 Agu 2026 - 20:33 WIB

Sidak Rusunawa Pucang, Wabup Mimik Soroti Kebersihan dan Fasilitas: Tiga Gedung Hanya Dijaga Dua Petugas

Sambut HUT ke-81 RI, PLN Perkuat Keandalan Transmisi, Pastikan Sistem Siap Melayani Masyarakat

8 Agu 2026 - 20:34 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, PLN Perkuat Keandalan Transmisi, Pastikan Sistem Siap Melayani Masyarakat

DPW SWI Jatim Gelar RPP, Perkuat Organisasi Periode 2026–2031

8 Agu 2026 - 15:23 WIB

DPW SWI Jatim Gelar RPP, Perkuat Organisasi Periode 2026–2031

Sebanyak 60 Remaja Sidoarjo Terpapar HIV, Dinkes Gencarkan Edukasi di Sekolah

6 Agu 2026 - 20:03 WIB

Sebanyak 60 Remaja Sidoarjo Terpapar HIV, Dinkes Gencarkan Edukasi di Sekolah
News Trending DAERAH