Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Jadi Pusat Pengembangan Pemuda Berbasis Agro Industri, Bupati Pemalang Resmikan Techno Park

LOGOS TNbadge-check


					Jadi Pusat Pengembangan Pemuda Berbasis Agro Industri, Bupati Pemalang Resmikan Techno Park Perbesar

Pemalang, Transnews.co.id – Techno Park sebagai pusat pengembangan pemuda berbasis agro industri yang digagas Karang Taruna Pemalang, pada Minggu (12/12/2021) diresmikan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo di Jl. Raya KM 2 Kecamatan Randudongkal.

Bupati mengatakan, peresmian Techno Park Kabupaten Pemalang ini merupakan sebuah langkah baik, serta komitmen nyata dari Pemerintah dan Karang Taruna yang terus bersinergi untuk mewujudkan Kabupaten Pemalang yang Adil, Makmur, Agamis dan Ngengeni (Aman).

Komitmen nyata ini, lanjut Agung, tentu dengan mengoptimalkan peran serta dan kontribusi dari berbagai stakeholder Pemerintah maupun organisasi kepemudaan, khususnya Karang Taruna, ke depan Techno Park Kabupaten Pemalang ini akan dapat menjadi pusat studi dan inovasi, pusat bisnis dan ekonomi, pusat wisata dan agro industri maupun pusat pengembangan SDM kepemudaan yang sangat penting dalam menyongsong dan mendukung kemajuan daerah.

“Pembangunan Techno Park ini merupakan salah satu langkah strategis yang dilakukan Pemerintah bersama dengan mitra-mitranya, termasuk Karang Taruna Kabupaten Pemalang untuk mengoptimalkan Balai Penelitian Pertanian menjadi sebuah wahana yang memiliki beragam fungsi dan manfaat,” ujar Agung.

Dalam peresmian tersebut, sejumlah fungsi dan manfaat Techno Park juga disebutkan Agung seperti, dapat menjadi pusat pengembangan berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi maupun pusat pengembangan inovasi-inovasi daerah, sehingga tempat ini diharapkan dapat menjadi pusat riset maupun pengolahan berbagai macam produk olahan hasil pertanian, dari hulu hingga hilirnya

Selain itu, tempat ini juga dapat dikembangkan sebagai pusat wisata edukasi, dimana warga masyarakat dapat berwisata sekaligus belajar memahami ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, tempat ini juga dapat menjadi pusat promosi dan display produk-produk UMKM, maupun produk-produk unggulan Kabupaten Pemalang.

Wisatawan dapat melihat, serta mengenal produk-produk unggulan Pemalang sekaligus mempromosikannya, tempat ini bisa menjadi pusat pengembangan kualitas SDM para pemuda, karena pemuda adalah unggulan harapan bangsa.

“Dukungan SDM yang berkualitas tentu akan sangat bermanfaat meningkatkan IPM serta mendukung berbagai pelaksanaan program-program seperti Desa Digital, Desa Sinergi, Desa Wisata dan yang terakhir Kota Industri,” tutur Agung.

Sementara Abdul Hakim, Ketua Karang Taruna Pemalang dalam sambutannya mengatakan, hari ini adalah tonggak sejarah di mana karang taruna sebagai organisasi kepemudaan mendapatkan kesempatan yang sangat luar biasa untuk bergandengan tangan dengan Dinas Pertanian untuk menyukseskan visi misi bupati dalam bidang pertanian.

“Kalau ngomong pertanian ini dari hulu sampai hilir tentu harus kita selesaikan semuanya hulu pertanian di antaranya adalah soal Teknis Pertanian soal infrastruktur pertanian kalau soal hulunya ini sampai dengan nanti bagaimana olahan hasil pertanian. Ke depan kami menginginkan supaya techopark mendapatkan support dari pemerintah daerah agar bisa dimaksimalkan fungsinya,” ungkap Abdul Hakim.

Terkait itu, Abdul mengatakan, ke depan akan dibangun display untuk UMKM Kabupaten Pemalang, ada sekitar 4,8 hektare untuk kawasan technopark, nantinya ada kawasan agrowisata sehingga pendidikan Pelatihan Pertanian nanti bisa diintegrasikan dengan praktik di lapangan.

“UMKM juga bisa kita beri kesempatan untuk secepatnya bisa bangkit setelah masa pandemi, kami juga telah mengadakan sekolah analisa anggaran milenial organizing vilage, ada 30 kader yang telah kita didik supaya paham terhadap anggaran desa. Kami harap nanti Kader ini bisa melatih 222 Desa teman-teman Karang Taruna, supaya paham terhadap persoalan-persoalan desa supaya paham terhadap persoalan anggaran sehingga mereka bisa memberikan sumbangsih terhadap pimpinan atau pemerintahan di desa melalui Musdes,” ungkap Abdul Hakim.

Baca Lainnya

Jalan Provinsi di Jepara Rusak Parah, Pemprov Siapkan 2 Miliar

3 February 2026 - 16:10

Polres Jepara Kerahkan Puluhan Personel di Operasi Keselamatan Candi 2026

3 February 2026 - 13:11

Polres Jepara Kerahkan Puluhan Personel di Operasi Keselamatan Candi 2026

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

2 February 2026 - 20:38

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

2 February 2026 - 11:30

News Trending DAERAH