Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PENDIDIKAN

Siswa SMAN 1 Blora Ikuti Penyuluhan Germas

LOGOS TNbadge-check


					Siswa SMAN 1 Blora Ikuti Penyuluhan Germas Perbesar

Blora, Transnews.co.id – Puluhan siswa SMAN 1 Blora kelas X dan XI mengikuti penyuluhan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di aula sekolah setempat, Selasa (22/3/2022).

Penyuluhan Germas diselenggarakan bekerja sama dengan UPTD Puskemas Blora. Acara dibuka oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Blora Yuni Ni’wati.

“Kami harapkan, anak-anak mengikuti dengan baik penyuluhan Germas ini. Kalau tidak tahu atau kurang paham silahkan ditanyakan,” kata Yuni Ni’wati.

Menurutnya, Germas merupakan sebuah program yang telah dijalankan oleh Pemerintah untuk meningkatkan kualitas masyarakat untuk memulai hidup sehat.

Sehingga peran anak muda terutama pelajar merupakan agen perubahan yang memiliki kemampuan serta kompetensi yang sesuai dalam meningkatkan gerakan masyarakat.

Ada sejumlah paparan materi yang disampaikan dari narasumber UPTD Puskesmas Blora, yaitu tentang Germas, Anemia dan Penyakit Tidak Menular (PTM).

Nanik Sri Mulyaningsih, selaku Sub Koordinator Promosi dan Pemberdayaan Kesehatan Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Blora dalam paparanya menyampaikan bahwa Germas bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kesehatan saja, melainkan seluruh masyarakat termasuk para pemuda atau pelajar.

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat adalah gerakan bersama yang memiliki beberapa tujuan mulai menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular, baik kesakitan, kematian maupun kecacatan, menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas, menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan pengeluaran kesehatan.

Perbaikan lingkungan dan perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat perlu dilakukan secara sistematis dan terencana oleh semua komponen bangsa.

“Hal itu sebagaimana misi pertama Pemkab Blora, yaitu Membangun sumberdaya manusia yang berkualitas, berdaya saing dan berkarakter,” ucapnya.

Menurut Nanik, yang dikatakan sehat, yaitu dalam keadaan sehat baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomi.

“Hal itu dipengaruhi lingkungan, genetik keturunan, pelayanan kesehatan serta perilaku individu dan masyarakat,” jelasnya.

Secara umum Germas bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat untuk berperilaku sehat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup.

Sedangkan tujuan khususnya adalah meningkatkan partisipasi dan peran serta masyarakat untuk hidup sehat, meningkatkan produktivitas masyarakat dan mengurangi beban biaya kesehatan.

Sementara itu, Vera, salah satu siswa SMAN 1 Blora mengaku senang mengikuti penyuluhan Germas.

“Senang sekali beisa mengikuti penyuluhan GERMAS di sekolah. Saya sendiri jadi tahu bagaimana peran pelajar dalam ikut berperilaku hidup sehat,” ucapnya.

Baca Lainnya

Atasi Lonjakan Distribusi Barang, Peneliti UPER Raih Pendanaan RIIM KI untuk Kembangkan Kendaraan Otonom Logistik

20 Maret 2026 - 10:57

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Jelang Lebaran 2026, Forkopimda Jepara Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman

17 Maret 2026 - 21:39

News Trending DAERAH