Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Dongkrak PAD Pemkab Kotim Maksimalkan SDA

LOGOS TNbadge-check


					Dongkrak PAD Pemkab Kotim Maksimalkan SDA Perbesar

Sampit, Transnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta untuk dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bisa tembus di angka Rp2 triliun lebih pertahunnya, karena selama ini APBD Kabupaten Kotim masih di bawah angka tersebut, maka dari itu potensi Sumber Daya Alam (SDA) di dearah ini harus terus di perjuangkan.

“Kami minta Pemerintah Kabupaten dapat meningkatkan PAD melalui SDA yang kita miliki, mengingat Kabupaten Kotim merupakan salah satu kabupaten yang memiliki wilayah terluas perkebunan kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Tengah,” kata Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotim M.Abadi, Selasa (22/3).

Menurutnya dengan lahirnya Undang -undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 Tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, pada pasal 123 selain Dana Bagi Hasil (DBH) dalam pasal 111 ayat 1 DBH lainnya sebagaimana dimaksud pada ayat 1 bahwa pemerintah dapat menetapkan jenis DBH lainnya.dan pada ayat 2 DBH lainnya itu bersumber dari penerimaan negara yang dapat diidentifikasi daerah penghasilnya.

“Pada penjelasan pasal 123 Ayat 1 bahwa jenis DBH lainnya antara lain dapat berupa bagi hasil yang terkait dengan perkebunan sawit, maka kami berharap agar pemerintah daerah bisa memperjuangkan meningkatkan PAD melalui dana bagi hasil Crude palm oil (CPO),” ujar Abadi.

Ia juga mengatakan apabila hal itu dapat diperjuangkan diyakini bisa menjadi penopang pembangunan, karena itu dapat terealisasi langsung ke daerah Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sawit, dan menjadi angin segar dan harapan besar bagi pemerintah daerah untuk mendongkrak kembali jumlah APBD Kabupaten Kotim.

“Selama ini hasil pajak yang diambil dari CPO semuanya disetor ke Pemerintah Pusat dan masuk dalam APBN, Pemerintah Kabupaten Kotim hanya mendapatkan jatah Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), maka dengan adanya DBH kelapa sawit ini menjadi angin segar bagi daerah, diharapkan ini dapat mendongkrak APBD daerah ini,” jelasnya.

Baca Lainnya

Peringati HANI 2026, Kesbangpol Jepara Perkuat Gerakan Bersama Cegah Penyalahgunaan Narkoba

26 Juni 2026 - 22:17

Sekolah Rakyat Pasuruan Siap Sambut 480 Siswa Baru, Progres Pembangunan Capai 84,9 Persen

26 Juni 2026 - 20:41

Bupati Subandi Tegaskan Tak Ada Proyek Asal Jadi, Perbaikan SDN Waung Diawasi Ketat

26 Juni 2026 - 20:34

Ribuan Warga Meriahkan Kirab Budaya Pergantian Luwur Adipati Tjitrosomo, Ketua DPRD Jepara: Wujud Penghormatan kepada Leluhur

26 Juni 2026 - 14:39

News Trending DAERAH