Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Polda Metro Jaya Prediksi Tol Halim Titik Kepadatan Saat Arus Balik

LOGOS TNbadge-check


					Polda Metro Jaya Prediksi Tol Halim Titik Kepadatan Saat Arus Balik Perbesar

Jakarta, Transnews.co.id – Polda Metro Jaya memprediksi sebanyak 1,2 juta kendaraan pemudik akan kembali ke Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Halim saat arus balik Lebaran, yakni 6-8 Mei. Polisi menyebut 1,2 juta kendaraan itu berasal dari arah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

“Beban terberat adalah nanti di pintu masuk ke Jakarta yang dari arah Jawa Barat dan Jawa Tengah yang berangkat melalui Cikatama dan Kalitama, kalau kita jumlahkan kurang-lebih ada 1,2 juta kendaraan yang nanti akan lewat Gerbang Tol Halim sebagai pintu masuk dari arah timur Kota Jakarta,” Kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo di TMC Polda Metro Jaya, Kamis (5/5/2022).

Sambodo mengatakan, saat arus mudik, jalur sudah terpecah dengan 60 persen kendaraan ke arah Jawa Tengah dan 40 persen ke arah Jawa Barat. Namun, pada saat arus balik, jalur akan terpusat satu arah yang bermuara di Jakarta.

“Pada saat one way arus mudik itu jalur sudah terpecah, 60 persen ke Jawa Tengah, 40 persen ke arah Bandung arah Jawa Barat. Kemudian, di Jawa Tengah pun sudah terpecah pintu keluar Cirebon dan sebagainya,” jelasnya.

“Tapi pada saat arus balik itu semuanya nanti akan bermuara di Jakarta. Itulah sebabnya kami dari pihak Polda Metro Jaya khususnya Ditlantas perlu melakukan langkah-langkah rekayasa lalu lintas dan imbauan kepada masyarakat agar perjalanan arus balik dari masyarakat tidak terhambat,” terangnya.

Dia menyebut peningkatan volume kendaraan yang menimbulkan kemacetan tidak bisa dihindari. Polisi, tambahnya, bakal menjadikan berbagai kejadian pada one way arus mudik sebagai evaluasi supaya arus balik masyarakat aman.

“Tapi yang kami lakukan adalah bagaimana mengelola kemacetan tersebut sehingga kemudian bisa memberikan kepastian kepada masyarakat adanya rekayasa lalu lintas, kemudian kita bisa kelola sehingga tidak menimbulkan frustrasi dan menimbulkan komplain dari masyarakat serta belajar dari kejadian-kejadian saat one way arus mudik kemarin,” ungkapnya.

Sambodo mengatakan total kendaraan yang meninggalkan Jakarta sejak H-10 hingga H+2 Lebaran mencapai 2,1 juta. Kendaraan terbanyak keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek, yaitu 743 ribu kendaraan.

“Dapat kami sampaikan semenjak H-10 sampai H+2 kemarin itu sudah ada 2,1 juta kendaraan yang meninggalkan Jakarta, terbanyak adalah melalui Gerbang Tol Cikampek itu 743 ribu kemudian, Gerbang Tol Kalitama 383 ribu, kemudian yang ke arah Merak lewat Gerbang Tol Cikupa 579 ribu dan Gerbang Tol Ciawi yang arah Bogor sebesar 405 ribu,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Perluas Layanan, RSUD KiSA Depok Siapkan Penambahan 50 Mesin Hemodialisa

30 April 2026 - 18:56

Kominfo Dorong Lapangan Sepak Bola Desa di Sidoarjo Jadi Ikon Sport Tourism dan Penggerak Ekonomi

30 April 2026 - 18:51

Progres PHTC Jatim 6 Capai 25,6 Persen, PHO Ditargetkan Awal Juli 2026

30 April 2026 - 18:48

Ketua DPRD Jepara Hadiri Pameran TATAH: Komitmen Angkat Seni Ukir ke Pentas Nasional

30 April 2026 - 15:47

News Trending PERISTIWA