Menu

Otomatis

DEPOK

BPJamsostek Jalin Kerjasama dengan PT JIAEC

LOGOS TNbadge-check

BPJamsostek Jalin Kerjasama dengan PT JIAEC Perbesar

DEPOK, transnews.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsoster Kota Depok, telah bekerjasama dengan PT. Japan Indonesian Ekonomic Center (JIAEC) untuk memberikan perlindungan terhadap para pekerja magang.

Kepala BPJamsostek Kota Depok Achiruddin menyampaikan bahwa 3 bulan sebelum magang ke Negara Jepang, PT JIAEC bersama BP Jamsostek sudah memberikan perlindungan.

“Kebetulan, dengan JIAEC, ketika mereka masih magang sudah ada perlindungan tenaga kerja, selama 3 bulan sebelum mereka ke negara Jepang. Sudah di cover BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya, usai menghadiri Forum Renja Disnaker Kota Depok, di aula Edelweiss Lt. 5 Balaikota Depok, Kamis (22/02/24).

Dirinya menjelaskan nantinya mereka tetap melanjutkan perlindungannya sebagai peserta BPJamsostek di jepang dan selama 3 bulan sebelum magangnya, JIAEC berikan jaminan berupa kecelakaan kerja dan kematian.

Menurut Achiruddin, ketika magang, orang justru malah yang blm faham resiko itu terjadi justru yang banyak potensi kecelakaannya ketika masih magang.

“Nah ketika masih magang sudah dilindungi selama 3 bulan, jaminannya berupa kecelakaan kerja dan kematian.

Seandainya ada kematian sebabnya apa saja dan itu akan dibayarkan santunan kepada ahli warisnya, sebesar Rp. 42 juta.

“Kita dengan PT JIAEC, sudah jalin kerjasama. Per bulan JIAEC itu, mengirim pekerja ke jepang rata-rata 100-200 orang. Jika itu kita kalkulasikan, maka selama tahun 2023 sudah sekitar seribu orang di kirim ke Jepang, tambahnya.

Achiruddin mengatakan, BPJamsostek itu yang pasti bukan untuk mencari keuntungan dari iuran, jadi segera daftarkan bagi pencari nafkah atau pelaku UMKM, pedagang dan lain-lain.

“Intinya, resiko bisa terjadi dimana dan kapan saja saat kerja, jangan sampai keluarga jadi orang miskin baru,” tegasnya.

“Iuran hanya Rp. 16.800, saya yakin semua mampu dan itu bertahan selama sebulan. Intinya, ada kemauan apa tidak, kalau ada resiko kita kan tidak tahu. Seandainya terjadi, minimal sudah ada perlindungan terhadap dirinya dan keluarga,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Warga Desak APH Turun Tangan Usut Dugaan Gudang Solar Ilegal di KSU, Sukmajaya Depok

24 Sep 2026 - 18:07 WIB

Warga Desak APH Turun Tangan Usut Dugaan Gudang Solar Ilegal di KSU, Sukmajaya Depok

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

24 Sep 2026 - 15:20 WIB

Dari Lenong Betawi hingga Kontes Batu Akik, Ini Rangkaian Acara Milad KOOD Berbudaya ke-26

Tanggapi Isu Terkait Fasos Fasum, Kadiskominfo Depok Ingatkan Hak Berpendapat dan Peran APH

24 Sep 2026 - 11:33 WIB

Tanggapi Isu Terkait Fasos Fasum, Kadiskominfo Depok Ingatkan Hak Berpendapat dan Peran APH

Layanan Biskita Depok Tuai Kritik, Pengusaha Pertanyakan Transparansi Anggaran Rp19 Miliar

24 Sep 2026 - 10:46 WIB

Layanan Biskita Depok Tuai Kritik, Pengusaha Pertanyakan Transparansi Anggaran Rp19 Miliar

BKPSDM Kota Depok Sabet Penghargaan Manajemen Talenta, Sekda: Motivasi Dorong Kinerja ASN

21 Sep 2026 - 23:51 WIB

BKPSDM Kota Depok Sabet Penghargaan Manajemen Talenta, Sekda: Motivasi Dorong Kinerja ASN

Sebut Tebang Pilih Aturan Izin Bangunan, Handiyana Tantang Ketegasan Wali Kota Depok

19 Sep 2026 - 14:40 WIB

Sebut Tebang Pilih Aturan Izin Bangunan, Handiyana Tantang Ketegasan Wali Kota Depok
Trending di DEPOK