Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PENDIDIKAN

Masih Terjadi, Guru Honorer 3 Bulan Belum Terima Gaji

LOGOS TNbadge-check


					Ketua Umum GM Pro Abah Anto (Sapaan) Perbesar

Ketua Umum GM Pro Abah Anto (Sapaan)

BOGOR, transnews.co.id – Hingga bulan Juli 2024 kejadian guru honorer belum menerima gaji 3 bulan masih saja terjadi.

Menurut penjelasan Ketua Umum GM Pro Abah Anto (Sapaan) hal ini sesuai pengaduan salah satu anggotanya yang bertugas sebagai tenaga honorer di salah Sekolah Dasar Negeri wilayah Kemang Parung kabupaten Bogor. (10/07/2024).

Sebagai Ketua Umum organisasi guru, Abah Anto sangat menyayangkan permasalahan ini masih saja terjadi pada para guru honorer. Apalagi hal ini terjadi di wilayah Kabupaten Bogor yang notabene adalah salah satu Kabupaten Terbesar di Indonesia.

Permasalahan guru honorer selama 3 bulan belum menerima gaji ini seperti biasa masih dengan alasan bahwa pihak sekolah belum menerima dana BOS atau dana BOS belum cair. Setidaknya saat guru yang bersangkutan menanyakan gajinya kepada pihak sekolah, jawabannya berupa kalimat tersebut.

Padahal dalam pemahaman umum sebenarnya gaji guru honorer tidak hanya berasal dari dana BOS saja, namun ada sumber lainnya yakni Dana DAK (Dana Alokasi Khusus), DAU (Dana Alokasi Umum), BOP (Bantuan Operasional Pendidikan) dan Sumbangan pihak ke tiga atau yang singkat SPK.

“saya pikir, pihak sekolah seharusnya memiliki kebijakan untuk setidaknya mengatasi permasalahan ini. Sekolah tidak seharusnya menutup mata begitu saja dengan kondisi para guru honorernya. Apalagi guru yang bersangkutan sudah mengabdi bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. 3 bulan itu bukan waktu yang sebentar untuk bertahan hidup di Kota apalagi untuk bertahan hidup satu keluarga,” papar Abah Anto menyesalkan.

Saat ditanya siapa anggotanya yang menginformasikan permasalahan ini, beliau menyebukan inisial H. Pihak yang merasa ada keperluan dengan anggota saya,bisa menghubungi saya saja demi menjaga nama baik dan kenyamanan Pak H.

Selaku Ketua organisasi guru, Abah Anto juga menghimbau kepada semua pihak khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dapat memberikan kebijakan bagi para guru honorer.

Sebab Selain para guru honor sekolah negeri yang sudah mendapat jalan menuju status PPPK masih ada juga bahkan banyak guru honorer yang belum atau tidak bisa menjangkau posisi apapun hingga hari ini.

Selain itu, Komite sekolah juga bisa ikut mengambil peran atas kesejahteraan guru honorer yang ada di sekolah tempat anak-anaknya di didik. Agar permasalahan seperti ini tidak terjadi lagi.

Baca Lainnya

Bantu Petani Naik Kelas: Inovasi Bionghum Mahasiswa UPER Tingkatkan Pendapatan Hingga 40 Kali Lipat

2 Februari 2026 - 14:46

Satu Dekade Berdiri, Universitas Pertamina Sabet Predikat Akreditasi Unggul

2 Februari 2026 - 11:45

Satu Dekade Berdiri, Universitas Pertamina Sabet Predikat Akreditasi Unggul

Bantu Fresh Graduate Tembus Dunia Kerja, Mahasiswa LSPR Luncurkan HireMeUp

1 Februari 2026 - 16:04

HireMeUp

Dosen Universitas Pertamina Kembangkan BiCaps-DBP: Teknologi AI untuk Percepat Riset Kanker dan Autoimun

27 Januari 2026 - 15:36

Dokumentasi: Kegiatan praktikum di Laboratorium Kimia Universitas Pertamina
News Trending PENDIDIKAN