Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

Koordinator Pengangkutan Sampah Beji Depok, Himbau Warga Buang Sampah Organik Sesuai Jadwal

LOGOS TNbadge-check


					Petugas pengangkutan sampah Kecamatan Beji mengolah sampah organik di UPS Beji. (dok.UPS Beji) Perbesar

Petugas pengangkutan sampah Kecamatan Beji mengolah sampah organik di UPS Beji. (dok.UPS Beji)

DEPOK, transnews.co.id – Koordinator Pengangkutan Sampah Kecamatan Beji Wahyu Ramadhani mengimbau warga Kota Depok khususnya di Kecamatan Beji untuk membuang sampah organik sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

Langkah tersebut perlu dilakukan masyarakat agar tidak terjadi penumpukan sampah organik.

“Kami himbau warga kumpulkan sampah organik untuk dibuang sesuai jadwal pengangkutan agar tidak menumpuk dan segera kami proses,” ujarnya, Kamis (12/09/2024).

Dijelaskannya, ketika warga membuang sampah sesuai jadwal tentu pengangkutan tidak terkendala. Sampah di Unit Pengolahan Sampah (UPS) Beji (tempat membuang sampah organik) juga tidak menumpuk.

“Kalau sudah sesuai jadwal, tentu akan berpengaruh pada pengolahan sampai pendistribusian pupuk organik untuk warga,” katanya.

Adapun, lanjutnya, UPS Beji saat ini melayani 37 titik pengangkutan sampah organik se-Kecamatan Beji. Sampah diangkut menggunakan gerobak motor dan mobil pick up.

Ia pun menghimbau warga, untuk melakukan pemilahan sampah organik dari rumah. Nantinya sampah ini akan diangkut dan diproses menjadi pupuk di UPS Jalan Jawa, Beji.

“Jadwalnya yaitu dua sampai tiga kali dalam seminggu. Bisa antara Senin, Rabu, Jumat atau Selasa, Kamis, Sabtu. Tidak lupa, penanggung jawab lingkungan RT atau kader wilayah berkoordinasi dengan Koordinator UPS untuk menentukan titik ember. Agar petugas armada mengetahui di titik mana saja ember diletakkan,” paparnya.

“Kami bisa mengolah per hari 1 ton sampah organik. Namun jumlahnya fluktuatif, tergantung hasil pilah warga,” tandasnya.

Baca Lainnya

Ramadan, PLN UIT JBB Berbagi Berkah untuk Anak Yatim dan Dhuafa

13 Maret 2026 - 17:48

Tanpan IMB, DPRD Depok Desak Perumahan Diamond Field Disegel

12 Maret 2026 - 21:02

Buka Bazar Raya Ramadan 2026, Sekda Depok Dorong Kebangkitan UMKM Lokal

12 Maret 2026 - 20:11

Kuasa Hukum HS Layangkan Somasi Keras Terhadap Kasno

12 Maret 2026 - 20:06

News Trending DEPOK