Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Pria di Jepara Ngamuk, Dua Warga Jadi Korban Pembacokan dalam Semalam

Avatar photobadge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

JEPARA, transnews.co.id — Aksi brutal terjadi di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Seorang pria berinisial AG alias Menggeng diduga melakukan pembacokan terhadap dua warga di lokasi berbeda dalam satu malam pada Selasa (5/5/2026).

Terduga pelaku diketahui merupakan warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara.

Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Faisal Wildan Umar, mengatakan peristiwa tersebut melibatkan dua korban, yakni Rico Restya Aji (23), warga Desa Manyargading, Kecamatan Kalinyamatan, dan Sandi Alamsyah (35), warga Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan.

“Korbannya ada dua dan lokasi kejadian juga berbeda,” ujar AKP Wildan, Sabtu (9/5/2026).

Peristiwa bermula saat pelaku diduga memesan minuman keras dari seorang penjual miras online berinisial Argi alias Juragan Medikid. Transaksi dilakukan dengan sistem cash on delivery (COD) di sekitar pabrik HWI Banyuputih, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara.

Berdasarkan keterangan kepolisian, insiden pertama terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu korban tengah berada di luar rumah ketika pelaku datang bersama seorang rekannya yang dikenal dengan panggilan Ucil menggunakan sepeda motor Honda Vario berwarna putih.

Tanpa banyak bicara, pelaku diduga langsung mengayunkan parang ke arah korban hingga mengenai tangan kiri korban. Setelah melakukan aksinya, pelaku kemudian meninggalkan lokasi kejadian.

Polisi menyebut korban dan pelaku diketahui sudah saling mengenal sebelumnya.

Dugaan sementara, aksi pembacokan tersebut dilakukan pelaku dalam kondisi dipengaruhi minuman keras.

“Diduga pelaku sedang mabuk saat kejadian berlangsung,” tambah AKP Wildan.

Akibat serangan itu, korban mengalami luka robek pada tangan kiri dan sempat menjalani perawatan medis di RSI Sunan Kudus.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap motif dan kronologi lengkap dari aksi pembacokan tersebut.

Baca Lainnya

Dana MBG Seret, Sejumlah Dapur di Surabaya-Sidoarjo Hentikan Operasional Sementara

9 Mei 2026 - 21:55

Asasta Depok Hadirkan Layanan Laboratoriun Pengujian Kualitas Air Bagi Masyarakat Umun

8 Mei 2026 - 19:53

Sidoarjo Jadi Rujukan Strategi Peningkatan PAD, Karangasem Bali Belajar Pengelolaan Fiskal dan Digitalisasi

8 Mei 2026 - 19:29

GWS Jepara Kunjungi Panti Lansia: Tekankan Pentingnya Kasih Sayang dan Kepedulian

8 Mei 2026 - 17:09

News Trending DAERAH