Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp 400 Miliar, Kebut Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Avatar photobadge-check


					Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mempercepat proses pembebasan lahan flyover Perbesar

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mempercepat proses pembebasan lahan flyover

SIDOARJO, transnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mempercepat proses pembebasan lahan untuk mendukung pembangunan Flyover Gedangan. Berbagai langkah strategis dilakukan, mulai dari pembentukan Tim Pengadaan Tanah hingga menyiapkan anggaran total sebesar Rp400 miliar guna memastikan pembayaran ganti rugi kepada warga berjalan lancar.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo Subandi usai memimpin rapat koordinasi percepatan pembebasan lahan di Ruang Delta Wicaksana, Kamis (16/7/2026).

Subandi mengatakan, pemetaan terhadap 122 bidang tanah yang terdampak proyek telah selesai dilakukan. Saat ini, pemerintah memfokuskan penyelesaian administrasi terhadap 16 bidang tanah yang masih belum tuntas agar proses penilaian harga (appraisal) dapat segera dimulai.

“Kami bergerak cepat. Pengumpulan dokumen lahan hingga pengukuran terus berjalan secara paralel. Kami menargetkan proses appraisal sudah bisa dimulai pada Agustus nanti,” ujar Subandi.

Untuk mendukung percepatan tersebut, Pemkab Sidoarjo telah mengalokasikan anggaran Rp200 miliar melalui APBD 2026 dan menyiapkan tambahan Rp200 miliar pada APBD 2027. Total anggaran sebesar Rp400 miliar itu disiapkan khusus untuk pembayaran ganti rugi lahan.

Selain dukungan anggaran, Pemkab juga membentuk Tim Pengadaan Tanah yang berkoordinasi langsung dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), tim appraisal, serta konsultan hukum agar seluruh tahapan pengadaan tanah berjalan sesuai ketentuan.

Di sisi lain, pemerintah juga melakukan pelacakan dan komunikasi intensif bersama perangkat desa untuk mencari pemilik lahan yang saat ini berdomisili di luar daerah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Makhmud, menjelaskan bahwa 16 bidang tanah yang belum terselesaikan bukan terkendala sengketa hukum, melainkan persoalan administrasi.

“Kendala utamanya adalah beberapa pemilik lahan saat ini berdomisili di luar daerah dan belum berhasil ditemui. Selain itu, ada satu bidang tanah yang memiliki 57 ahli waris sehingga dokumen kesepakatannya masih belum lengkap,” jelasnya.

Menurut Makhmud, dinas terkait bersama pemerintah desa terus melakukan penelusuran keberadaan para pemilik lahan agar seluruh proses pembebasan tanah dapat diselesaikan pada tahun ini.

Bupati Subandi menegaskan koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat untuk memastikan target tersebut tercapai.

“Kami berupaya semaksimal mungkin. Tahun ini pembebasan lahan harus rampung agar pembangunan fisik Flyover Gedangan bisa segera dimulai demi mengurai kemacetan kronis di kawasan Gedangan,” tegasnya.

Baca Lainnya

YGP Kembali Berikan Bantuan 4 Kursi Roda Untuk Warga Depok

16 Juli 2026 - 21:18

Hadiri Konsolidasi di Banten, Ketum SWI: Pengurus DPW Harus Selalu Kompak

16 Juli 2026 - 05:54

Kapolres Jember Bersama Para Pejabat Utama Silaturahim ke Kodim 0824/Jember

16 Juli 2026 - 05:41

Pacu Reformasi Birokrasi dan Perkuat Pelayanan Publik, Gubernur Khofifah Rotasi Enam Pejabat Eselon II

15 Juli 2026 - 20:06

News Trending DAERAH