Menu

Otomatis

DAERAH

Kominfo Jatim Perkuat Perisai Anak, Lindungi Generasi Muda dari Ancaman Ruang Digital

Avatar photobadge-check

Kominfo Jatim Perkuat Perisai Anak, Perbesar

Kominfo Jatim Perkuat Perisai Anak,

SURABAYA, transnews.co.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur memperkuat gerakan Perisai Anak untuk menciptakan ruang digital yang aman bagi anak. Penguatan tersebut dinilai penting di tengah tingginya penggunaan internet oleh anak dan generasi muda yang diikuti meningkatnya berbagai risiko di ruang digital.

Kepala Dinas Kominfo Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin mengatakan, Perisai Anak merupakan gerakan dan ekosistem perlindungan anak di ruang digital. Gerakan ini diarahkan untuk mencegah berbagai ancaman, mulai dari perundungan siber atau cyberbullying, judi online, eksploitasi seksual daring, hingga kecanduan digital.

Hal tersebut disampaikan Sherlita saat memimpin Apel Pagi di halaman Kantor Dinas Kominfo Jatim, Surabaya, Senin (24/8/2026).

“Dengan Perisai Anak, kita bersama-sama berkolaborasi memberikan ruang digital yang aman bagi anak-anak,” ujarnya.

Sherlita menilai tingginya penetrasi internet di Indonesia harus diimbangi dengan penguatan perlindungan terhadap anak. Berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), hampir 82 persen masyarakat Indonesia telah menggunakan internet.

Penggunaan internet di kalangan generasi muda juga tergolong tinggi. Pengguna dari kelompok Gen Z tercatat sekitar 89 persen, sedangkan Gen Alpha hampir mencapai 80 persen.

Menurut Sherlita, internet memberikan banyak manfaat bagi anak, terutama dalam memperoleh informasi dan mendukung kegiatan belajar. Namun, penggunaan tanpa pengawasan juga membawa potensi risiko.

“Di satu sisi internet sangat membantu, yakni bisa lebih cepat mencari informasi, melakukan tugas, dan lain-lain. Namun bagi anak-anak ada potensi gangguan ketika menggunakan internet, seperti cyberbullying ataupun pornografi,” jelasnya.

Perhatian terhadap perlindungan anak juga diperkuat dengan data Rumah Sakit Menur. Dari 766 pasien yang ditangani, sekitar sepertiganya merupakan anak-anak. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan untuk memperkuat langkah perlindungan anak, termasuk di ruang digital.

Sherlita mengatakan Pemprov Jatim tengah menindaklanjuti PP Tunas dengan menyusun Peraturan Gubernur sebagai aturan teknis. Melalui kebijakan tersebut, Pemprov Jatim mengambil peran khusus dalam memperkuat perlindungan anak di ruang digital.

“Oleh sebab itu kita kemudian menindaklanjuti PP Tunas. Sekarang tengah disusun Peraturan Gubernur sebagai peraturan teknis. Kita mengambil peran khusus perlindungan anak di ruang digital dan kita punya peran yang luar biasa,” katanya.

Ia menegaskan, perlindungan anak di dunia digital tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata. Kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk membangun ekosistem digital yang sehat dan aman bagi anak.

Selain penguatan gerakan Perisai Anak, dalam apel tersebut Sherlita juga menyerahkan penghargaan Best Employee periode Juli 2026 kepada empat pegawai Dinas Kominfo Jatim.

Keempat penerima penghargaan tersebut yakni Suharlina Kusumawardani selaku Sekretaris Dinas Kominfo Jatim, Nofian Adi Prasetyawan selaku Pranata Komputer Ahli Muda, Siti Sa’adah selaku Pranata Humas Ahli Pertama, dan Eko Rizky Octavian selaku Pranata Humas Terampil.

“Selamat untuk para Best Employee Bulan Juli 2026. Terima kasih kepada Ketua Tim dan seluruh staf atas partisipasinya dalam pembuatan konten video Perisai Anak, sukses untuk semuanya,” ungkap Sherlita.

Pada kesempatan yang sama, lomba video konten Perisai Anak yang diikuti pegawai internal Dinas Kominfo Jatim juga menetapkan tiga pemenang. Kelompok 2 meraih juara pertama dengan nilai 90, disusul Kelompok 6 sebagai juara kedua dengan nilai 89 dan Kelompok 1 sebagai juara ketiga dengan nilai 88.

Penguatan Perisai Anak tersebut menjadi bagian dari langkah Dinas Kominfo Jatim untuk memastikan transformasi digital tidak hanya memberikan kemudahan akses informasi, tetapi juga menghadirkan perlindungan yang lebih kuat bagi anak dari berbagai ancaman di ruang digital.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Bupati Subandi Warning Kontraktor Kejar Deviasi Proyek Betonisasi Jalan Krian-Kemangsen

25 Agu 2026 - 19:18 WIB

Bupati Subandi Warning Kontraktor Kejar Deviasi Proyek Betonisasi Jalan Krian-Kemangsen

Bupati Subandi Desak Percepatan Betonisasi Jalan Tambakcemandi, Ditarget Rampung Desember

24 Agu 2026 - 19:43 WIB

Bupati Subandi Desak Percepatan Betonisasi Jalan Tambakcemandi, Ditarget Rampung Desember

Pemprov Jatim Perkuat Sinergi Lintas Sektor Lindungi Anak di Ruang Digital

24 Agu 2026 - 19:41 WIB

Pemprov Jatim Perkuat Sinergi Lintas Sektor Lindungi Anak di Ruang Digital

Sebanyak 48 Wartawan Ikuti Turnamen Billiard PWI Kota Depok, Perwakilan PWI Jateng Sabet Juara

24 Agu 2026 - 04:29 WIB

Sebanyak 48 Wartawan Ikuti Turnamen Billiard PWI Kota Depok, Perwakilan PWI Jateng Sabet Juara

Indonesia-India Perkuat Kolaborasi AI Kreatif di KEK Singhasari

23 Agu 2026 - 21:40 WIB

Indonesia-India Perkuat Kolaborasi AI Kreatif di KEK Singhasari

Pemkab Sidoarjo Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT

23 Agu 2026 - 21:38 WIB

Pemkab Sidoarjo Galang Donasi untuk Korban Gempa NTT
Trending di DAERAH