SURABAYA, transnews.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim memperkuat manajemen penanggulangan bencana dengan menggandeng Fakultas Keamanan Nasional (FKN) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penguatan Manajemen Penanggulangan Bencana melalui pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di Jawa Timur.
PKS ditandatangani Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto SE, M.PSDM dan Dekan FKN Unhan RI Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus, SE., MM di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa malam (15/9/2026). Penandatanganan disaksikan langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Kerja sama ini menjadi langkah Pemprov Jatim memperluas keterlibatan unsur akademisi dalam penguatan penanggulangan bencana.
Sebelumnya, BPBD Jatim juga telah menjalin kerja sama dengan Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, keterlibatan akademisi pertahanan dan pemerintah daerah menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas serta kedaulatan nasional.
“Selamat datang di Bumi Majapahit yang selalu menyemai harmoni, Kebhinnekaan dan nafas Ke-Indonesiaan lewat optimisme Gerbang Baru Nusantara,” ujar Khofifah.
Dekan FKN Unhan RI Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Jatim yang telah membuka ruang pembelajaran bagi mahasiswa Unhan.
“Jawa Timur ini merupakan salah satu provinsi favorit bagi para mahasiswa dalam melakukan studi,” ungkapnya.
Tak hanya BPBD Jatim, kerja sama dengan Unhan RI juga melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim.
Di antaranya Dinas Pendidikan Jatim, Dinas Pertanian, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Bakesbangpol, serta Dinas Perikanan dan Kelautan.
Penguatan manajemen penanggulangan bencana tersebut nantinya diwujudkan dalam sejumlah kegiatan. Mulai dari sharing knowledge, kuliah umum, seminar, workshop, pelatihan dan simulasi bencana, hingga pertukaran serta pemanfaatan data.
Kerja sama juga mencakup pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas penanggulangan bencana di tingkat daerah.
Penandatanganan PKS tersebut dilakukan di sela kunjungan belajar 109 mahasiswa FKN Unhan RI ke Gedung Negara Grahadi. Langkah ini sekaligus mempertemukan perspektif akademik, pertahanan, dan pemerintah daerah dalam pengelolaan risiko bencana di Jawa Timur.











Komentar ditutup.