Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Anggota DPRD Jatim, Hari Putri Lestari Serap Aspirasi Karyawan dan Pengunjung di Jadi Fashion Jember

LOGOS TNbadge-check


					Anggota DPRD Jatim, Hari Putri Lestari saat serap aspirasi dengan menyapa karyawan, dan pengunjung di Toko Jadi Fashion Jember. Perbesar

Anggota DPRD Jatim, Hari Putri Lestari saat serap aspirasi dengan menyapa karyawan, dan pengunjung di Toko Jadi Fashion Jember.

Jember , Transnews.co.id – Masa Reses atau serap aspirasi ke III tahun 2021 yang di mulai tanggal 29 Oktober – 5 Nopember 2021, Hari Putri Lestari telah melakukan serap aspirasi di Balai Desa lokasi pegunungan, di basecamp aktifis.

Dimana titik reses ke 8 menggelar Reses tersebut, dengan konsep yang berbeda dimanfaatkan anggota DPRD Jatim dari PDIP Jatim, Hari Putri Lestari untuk menyapa masyarakat perkotaan, dengan mengoptimalkan aspirasi masyarakat di plural dari berbagai kalangan yaitu karyawan toko, pengusaha, dan pengunjung yang digelar di toko atau pusat belanja mal di Jember yaitu Jadi Fashion jalan H. Shidiq kabupaten Jember pada Kamis (04/11/2021) sore

Ia menyampaikan, bahwa saat sesi tanya jawab adapun keluhan & masukan dari masyarakat yaitu mulai dari masalah BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, bantuan karyawan/pekerja dimasa pandemi, kesulitan biaya kuliah akibat pandemi, kemudian masalah bantuan sosial yaitu PKH ada yang tidak tepat sasaran, serta infrastruktur perbaikan jalan hingga sistem drainase.

Terkait Permasalahan bantuan sosial PKH atau jaminan sosial lainnya, baik dari Pemerintah Pusat hingga daerah, salah satu masalahnya akibat data kependudukan masih ada yang salah, sehingga ada warga yang seharusnya berhak mendapatkan. Hanya karena identitas diri seperti KTP atau KK yang berbeda atau keliru input atau belum didaftarkan dalam DTKS melalui balai desa atau kelurahan maka yang bersangkutan tidak mendapatkan bantuan.

“Maka dari itu, pihaknya mengajak instansi untuk turun ke lapangan , guna mendata ulang Bansos PKH tersebut,”paparnya Jumat (5/11/2021).

Sementara itu, salah satu Pengusaha atau pemilik Jadi Fashion, Adi Sutanto mengatakan, bahwa pihaknya merasa bangga dan senang dengan adanya kehadiran anggota DPRD Jatim, Hari Putri Lestari yang mau menyapa dan mendengarkan keluhan dari masyarakat.

“Ini baru pertama anggota yang menyapa langsung di toko atau swalayan. Sehingga Kami harapkan wakil rakyat tersebut yaitu dapat memperjuang para pelaku UMKM atau pengusaha ini agar dapat bantuan modal dari Pemerintah, agar bisa bertahan di masa PPKM ini,”ungkapnya. (If/hd)

Baca Lainnya

Pemkab Sidoarjo Renovasi 400 Warung Rakyat, Naikkan Bantuan Jadi Rp10 Juta per Unit di Tahun 2026

11 Februari 2026 - 21:31

IWAPI Sidoarjo Didorong Jadi Motor Transformasi Digital, Sekda Fenny: Perempuan Pengusaha Kunci Indonesia Emas 2045

11 Februari 2026 - 21:29

Polres Jepara Tetapkan 3 Tersangka Kasus Miras Oplosan Maut di Pakis Aji

11 Februari 2026 - 21:13

Pesta Miras Oplosan di Jepara: 5 Warga Tewas Beruntun, 3 Warga Kritis

11 Februari 2026 - 12:00

News Trending DAERAH