Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Awal Tahun 2022, Kabupaten Banyuwangi Miliki Dinas Pemadam Kebakaran

LOGOS TNbadge-check


					Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat lantik Kepala Dinas Damkar, di Kantor Pemkab. Banyuwangi, Senin (3/1/2022). Perbesar

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat lantik Kepala Dinas Damkar, di Kantor Pemkab. Banyuwangi, Senin (3/1/2022).

Banyuwangi, Transnews.co.id – Awal tahun 2022 Pemkab Banyuwangi resmi memiliki Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Dinas Damkar). Sebelumnya pemadam kebakaran menjadi salah satu bidang di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Peresmian tersebut, ditandai dengan dilantiknya pejabat yang mengisi Dinas Damkar, di Kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (3/1/2022).

Pelantikan dipimpin langsung Bupati Ipuk Fiestiandani. Selain itu, lantaran Dinas Damkar sudah resmi menjadi SKPD mandiri, maka pada kesempatan tersebut, Bupati Ipuk juga melantik pejabat Satpol PP Banyuwangi.

Terdapat 14 pejabat yang dilantik antara lain, Wawan Yadmadi sebagai Kepala Satpol PP, dan Anacleto Da Silva sebagai Sekretaris Satpol PP. Selain itu, Bupati Ipuk juga melantik Wahyudi Eko Prasetyo sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Dinas Damkar dan Sultoni Munir sebagai Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar.

Ipuk menekankan, bahwa semua pejabat yang dilantik harus mampu menggerakkan organisasi dengan baik. Mampu menjaga kekompakan dan membangun team work yang mampu memberikan pelayanan terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Banyuwangi. “Kita harus bekerja out of the box. Bukan kerja yang biasa-biasa saja, tetapi harus bekerja luar biasa dan menggunakan cara-cara baru. Inovasi harus terus dikembangkan di mana pun bapak dan ibu bertugas,” tegasnya.

Bupati Ipuk juga meminta menggarisbawahi, kekurangan sumber daya manusia (SDM) yang terbatas bukan alasan untuk mengeluh. “Kita sekarang sudah masuk era society 5.0, bukan lagi 4.0. Maka, teknologi bisa dimanfaatkan untuk menggantikan SDM yang terbatas,” ujarnya.

Dengan adanya Dinas Damkar, Ipuk meminta agar petugas nantinya bisa mengedukasi masyarakat tentang pencegahan kebakaran. “Nanti sering turun ke lapangan untuk mengedukasi masyarakat pentingnya pencegahan kebakaran,” kata Ipuk. (hd)

Baca Lainnya

Progres Proyek Strategis Nasional SR di Nganjuk Melesat, Sekolah Rakyat Diharapkan Buka Juli 2026

25 Juni 2026 - 23:21

Perkuat Komunikasi Publik, Bupati Subandi Gandeng Kreator Konten Dorong Birokrasi Go Digital

25 Juni 2026 - 23:15

Sekolah Rakyat Pacitan Beroperasi Tiga Shift, Progres Tembus 83,9 Persen

25 Juni 2026 - 18:28

Dukung Gerakan Cinta Kampus, Ketua DPRD Usulkan Diperluas Jadi Gerakan Cinta Jepara

25 Juni 2026 - 14:03

News Trending DAERAH