Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

PERISTIWA

BPBD Jatim Imbau Masyarakat Tetap Waspada

LOGOS TNbadge-check


					Kepala Pelaksana BPBD Jawa timur, Gatot Soebroto. Perbesar

Kepala Pelaksana BPBD Jawa timur, Gatot Soebroto.

SURABAYA, Transnew.co.id – Ancaman cuaca ekstrim masih menghantui masyarakat Jawa timur. Karena itu, BPBD Jatim meminta warga untuk tetap tenang dan waspada terhadap kondisi alam yang kurang bersahabat.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto menjelaskan, bahwa potensi bencana alam masih bisa terjadi di berbagai daerah di Jatim, baik itu tanah lonsor, banjir, pohon tumbang, ataupun ancaman bencana lainnya. “Potensi terjadi ancaman bencana alam masih ada. Karena prakiraan cuaca ekstrim terjadi hingga 15 Januari 2023 mendatang,” kata Gatot Soebroto, Selasa (3/1/2023).

Khusus menyangkut banjir Sampang, kata Gatot, hal itu hampir merata di Pulau Madura, mulai dari Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, hingga Kabupaten Sumenep akibat curah hujan yang tinggi. “Update terakhir pagi kemarin, senin 2 Januari 2023 beberapa tempat di Sampang sudah mulai surut,” terang Gatot.

Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Pamekasan banjir sudah surut. Lalu di Blegah Bangklan juga sudah surut tinggal meninggalkan genangan di Arosbaya. “Sampang beberapa tempat sudah surut, tinggal menyisahkan wilayah kota yang masih ada genangan air,” kata mantan Kabiro Kesra Setdaprov Jatim ini.

Gatot menyebutkan, di Sumenep juga ada beberapa tempat yang masih tergenang. “Kita tahu bahwasanya kondisi cuaca ekstrim di Jatim masih terus berlangsung, perlu perhatian khusus untuk kita dan masyarakat semua,” harapnya.

Sejumlah bantuan juga sudah disampaikan ke korban bencana banjir. Ia berharap penanganan bencana cepat tuntas sehingga kehidupan masyarakat kembali norma. (Hadi Martono)

Baca Lainnya

Pembangunan Sekolah Rakyat Jatim 2 Madiun Dikebut, Progres Lampaui Target

11 April 2026 - 20:34

Musda VI JSIT Indonesia Daerah Kota Depok: Fenny Nisdawati Sah Menjadi Ketua Baru

11 April 2026 - 18:51

Perkuat Sinergi, SWI Sambangi BAZNAS Pusat Matangkan Kerja Sama Strategis

10 April 2026 - 20:46

Jatim Cetak Sejarah! LKS 2026 Libatkan SMA dan MA, Khofifah Dorong Level Nasional Ikut Berubah

10 April 2026 - 19:01

News Trending DAERAH