Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Di Morut Harga Gas Elpiji Melonjak: Dir. Eksekutif LSM JARI INDONESIA Meminta Pemerintah Lalukan Operasi Pasar

LOGOS TNbadge-check

Kolonodale,Morut,Sulteng,TransNews.co. Id- Harga gas mlon 3 Kg menjelang pelaksanaan lockdow total diKabupaten Morowali Utara, Jum, at besok (10-12/4/2020) harganya meroket mencapai Rp.50ribu di Kolonodale.

Kenaikan itu diduga kuat telah terjadi pengoplosan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan pribadi.

Seperti yang dikeluhkan sejumlah warga Kolonodale, di Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara (Morut) Erni (43th) salah seorang ibu rumah tangga, warga Kolonodale saat ditemui crew TransNews saat melakukan penelusuran di daerah itu.

“Coba dibayangkan pak,Gas elpiji ukuran 3kg itu, sudah sangat langka.Itupun kalau didapat hanya orang tertentu saja yang menjual.Tidak ada izin, mahal lagi harganya. Coba pak harga gas bersubsidi 48 – 50 ribu rupiah pertabung,” ujar Erni.

Penelusuran lanjutan, terpantau disejumlah penjual gas elpiji tersebut memang menjual dengan harga Rp.50ribu pertabung,ukuran 3kg.

Terkait permasalahan tersebut, Direktur Eksekutif LSM JARI INDONESIA, Andi Samsu Alam, saat ditemui di Kolonodale (8/4/20), menilai pemerintah kurang peka dan lamban dalam mengambil langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya lonjakan harga pasar seputar kebutuhan pokok,termasuk ketersediaan gas elpiji dengan harga standar subsidi.

“Seluruh unsur aparat terkait, kita meminta untuk segera turun tangan melakukan operasi pasar, guna menjamin kepastian ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan Gas elpiji yang harganya menggila,” turur Andi Alam.

Andi Samsu Alam berharap agar pedagang dapat merasionalkan harga kebutuhan masyarakat dan jangan memanfaatkan momen dibalik kondisi sosial yang kian resah,”pungkasnya (Rudini). Editor:Nas

Baca Lainnya

Yayasan Bantuan Hukum Mata Pena Keadilan Melakukan Literasi Hukum Untuk Masyarakat

19 Juli 2026 - 22:40

Ketua TP PKK Sidoarjo dan KDMP Gelar Pasar Rakyat, Warga Serbu Bahan Pokok Murah di Alun-Alun

19 Juli 2026 - 22:31

Kesulitan Air Bersih di Wilayah Gambut, Mahasiswa UPER Rancang Instalasi Air Bersih Skala Komunal

19 Juli 2026 - 22:29

DPC PPP Jepara Resmi Dikukuhkan, Siap Perkuat Konsolidasi dan Hadapi Pemilu Mendatang

19 Juli 2026 - 18:07

News Trending DAERAH