Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Dikominfotik Riau Sebut Integrasi Data Statistik Spasial Guna Hindari Tumpang Tindih Data

LOGOS TNbadge-check


					Dikominfotik Riau Sebut Integrasi Data Statistik Spasial Guna Hindari Tumpang Tindih Data Perbesar

Pekanbaru, Transnews.co.id – Koordinator Infrastruktur Statistik Dinas Komunikasi Informasi Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Akhyan Fajri, menyebutkan integrasi data statistik spasial bertujuan untuk menghindari tumpang tindih data.

“Untuk menghindari tumpang tindih data serta berbagi paket data dalam penyelenggaraan berbagai program kegiatan di pemerintahan maka kita mengadakan integrasi data statistik dan spasial saat ini,” sebut Akhyan Fajri pada saat memberikan laporan pada acara forum data teknis penyelenggaraan statistik sektoral yang berlangsung di Ruang Melati Kantor Gubernur, Kamis (24/03/2022).

Ia menambahkan, para peserta dari forum data ini adalah seluruh perangkat daerah dalam lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang membidangi data – data statistik maupun spacial, serta beberapa dinas vertikal yang terkait.

Ia juga menyampaikan dengan adanya perkembangan teknologi dan informasi saat ini turut membawa perubahan pada aspek pemerintahan.

“Perkembangan saat ini membuat perubahan dari segala lini bahkan pola pengambil keputusan dan kebijakan oleh pemangku kepentingan tentunya mengikuti arus perubahan,” ujarnya.

Oleh karena itu, menurutnya, untuk mewujudkan suatu instrumen penandaan penguasaan kebijakan proses pembangunan perlu adanya upaya pemantapan sumber daya aparatur pemerintah di bidang data statistik dan spasial.

“Untuk itu, kegiatan forum data ini bertujuan untuk mewujudkan koordinasi dan komunikasi antar sektor dalam penyediaan dan pemanfaatan data statistik sektoral serta spasial,” ungkap Akhyan.

Akhyan juga menuturkan terlaksananya forum data ini juga bertujuan untuk mewujudkan persamaan persepsi tentang interpretasi data dalam penganggaran satu data.

“Kita juga ingin menciptakan peningkatan di seluruh sektor dalam penyediaan data yang berkualitas dan dapat mempersingkat waktunya,” tuturnya.

Kemudian, pihaknya berharap dengan terselenggaranya satu data ini dapat dipertanggungjawabkan dengan baik dan dapat mendukung perencanaan dalam pelaksanaan, evaluasi serta pengembangan pembangunan daerah.

“Kami harap dengan penyelenggaraan satu data ini dapat meningkatkan data yang berkualitas, efektif, efisien, berkeadilan, berkelanjutan dan terfokus secara sistematik, komperensif, terpadu sampai dengan tingkat wilayah terkecil,” harapnya.

Baca Lainnya

Polres Jepara Kerahkan Puluhan Personel di Operasi Keselamatan Candi 2026

3 Februari 2026 - 13:11

Polres Jepara Kerahkan Puluhan Personel di Operasi Keselamatan Candi 2026

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

2 Februari 2026 - 20:38

Peringati Harjasda ke-67, Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama 1.000 Anak Yatim 

Ribuan Warga Jepara Padati Tradisi Baratan, Rayakan Nisfu Sya’ban Dengan Kirab Lampion

2 Februari 2026 - 11:30

LSM KPK-RI Mojokerto Gandeng LBH CCI Jatim Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Masyarakat

2 Februari 2026 - 11:23

LSM KPK-RI Mojokerto Gandeng LBH CCI Jatim Tingkatkan Akses Bantuan Hukum Masyarakat
News Trending DAERAH