Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DEPOK

DLHK Kota Depok Tutup TPS Liar di Limo

LOGOS TNbadge-check


					Kepala DLHK Depok, Abdul Rahman. (dok. Diskominfo) Perbesar

Kepala DLHK Depok, Abdul Rahman. (dok. Diskominfo)

DEPOK, transnews.co.id – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok telah resmi menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang berada di Kecamatan Limo.

Berdasarkan data DLHK, 23 truk sampah diketahui membuang sampah di lokasi tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, 18 truk diantaranya berasal dari luar Depok, sementara hanya lima truk yang membawa sampah dari warga Depok.

“Alhamdulillah, TPA liar di Limo sudah kami tutup. Ada lima armada yang kami izinkan untuk membuang sampah langsung ke TPA resmi (TPA Cipayung). Sedangkan untuk sampah dari luar Depok, kami suruh kembali,” tutur Kepala DLHK Kota Depok Abdul Rahman,. Senin (09/09/2024).

Ia menegaskan, DLHK akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap truk sampah yang berasal dari luar wilayah Depok guna mencegah mereka membuang sampah di kota tersebut.

Dalam rangka mengurangi beban sampah yang masuk ke TPA Cipayung, Ia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memilah dan mengelola sampah dari sumbernya, khususnya di tingkat rumah tangga.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi sampah langsung dari sumbernya. Mulai dari keluarga dirumah dengan membuat biopori organik,” tambahnya.

“Kami sudah membuat standar pembuatan biopori ini. Harapannya, setiap rumah memiliki biopori organik untuk mengurangi sampah, terutama sisa makanan,” sambungnya.

Dengan langkah ini, DLHK berharap volume sampah yang masuk ke TPA dapat dikurangi secara signifikan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah.

Baca Lainnya

Pengurus PC PMII Jepara 2025–2026 Resmi Dilantik, Siap Bersinergi Bangun Daerah

20 April 2026 - 11:50

Asasta Raih Golden Trophy Dalam Ajang TOP BUMD Awards 2026

14 April 2026 - 09:57

Jadi Unit Pelaksana Rekonduktoring Terbaik, PLN UIT JBB Raih Penghargaan

13 April 2026 - 18:29

Musda VI JSIT Indonesia Daerah Kota Depok: Fenny Nisdawati Sah Menjadi Ketua Baru

11 April 2026 - 18:51

News Trending DEPOK