Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

DPUPR Kalsel Lanjutkan Pembebasan Lahan Akses Jalan Baru Bandara Syamsudin Noor

LOGOS TNbadge-check


					DPUPR Kalsel Lanjutkan Pembebasan Lahan Akses Jalan Baru Bandara Syamsudin Noor Perbesar

Banjarmasin, Transnews.co.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tahun 2022 akan melanjutkan pembebasan lahan akses jalan baru bandara Syamsudin Noor.

“Kami tahun 2022 akan melanjutkan pembebasan lahan akses jalan baru bandara Syamsudin Noor dengan anggaran APBD Rp34 miliar,” kata Plt Kadis PUPR Kalsel Roy Rizali Anwar, melalui Kabid Penataan Ruang dan Pertanahan Dinas PUPR Kalsel Muhammad Nursjamsi, Kamis (20/1/2022).

Menurutnya pembebasan lahan akses bandara ini masuk tahap dua dan menjadi program Prioritas Pemerintah Provinsi Kalsel.

“Jadi ini program priortas Pemprov Kalsel dan didukung langsung oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Karena pembangunan infrastruktur sangat penting dalam menunjang perekonomian banua,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pada tahun 2021 kemaren pihaknya telah menyelesaikan pembebasan lahan sebanyak 113 persil dengan total anggaran Rp60 Miliar.

“Jadi tahun kemaren kita berhasil membebaskan 113 persil. Dari 113 persil hanya 20 persil yang pembebasannya cukup bermasalah. Karena bermasalah sertifikatnya berada di pihak bank. Namun sudah terselesaikan semua,” ujarnya.

Sedangkan tahun 2022 ini pihaknya akan melanjutkan pembebasan lahan sebanyak 92 persil (termasuk jalan) dan akan mengadakan rapat pembentukan RT/RW yang dijadwalkan di pertengahan Januari.

Namun ada beberapa kendala dengan administrasi sehingga mundur sampai diawal Februari.

“Jadi kita akan adakan nanti rapat pembentukan RT/RW dengan masyarakat di sana agar mempermudah pembebasan lahan akses jalan bandara baru. Apa lagi tahap 2 ini lebih mudah dari tahap 1 karena tanah kosong tidak ada permukiman,” katanya.

Untuk diketahui panjang jalan sekitar kurang lebih 2,85 kilometer dengan lebar 50 meter dan pengerjaan fisik dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Banjarmasin.

Jalan ini nantinya akan terhubung dari Jalan Lingkar Utara akses bandara kini ke jalan baru di Kelurahan Guntung Payung Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru menuju Jalan A Yani tak jauh dari seberang makam Pulau Beruang.

Baca Lainnya

Polisi Amankan Tas Pemudik yang Tertinggal di Rest Area 319B Pemalang

24 Maret 2026 - 19:19

Hari Raya Idul Fitri, Bupati Subandi Ajak Warga Sidoarjo Perkuat Silaturahmi dan Saling Memaafkan

21 Maret 2026 - 21:51

Konflik Timur Tengah Memanas, BP3MI Jatim Siagakan Satgas 24 Jam dan Antisipasi Lonjakan Kepulangan PMI

21 Maret 2026 - 21:46

Pastikan Arus Mudik Aman dan Terkendali, Bupati Bersama Forkopimda Sidoarjo Sidak Pos Pengamanan Malam Idul Fitri

21 Maret 2026 - 21:42

News Trending DAERAH