Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

DAERAH

Gubernur Khofifah Tinjau Dampak Letusan Gunung Semeru

LOGOS TNbadge-check


					Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, saat meninjau langsung dampak letusan Gunung Semeru di Kampung Renteng, Kecamatan Candipuro pada, Minggu (5/12/21). Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, saat meninjau langsung dampak letusan Gunung Semeru di Kampung Renteng, Kecamatan Candipuro pada, Minggu (5/12/21).

Lumajang, Transnews.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung dampak letusan Gunung Semeru di Kampung Renteng, Kecamatan Candipuro pada, Minggu (5/12).

Gubernur Khofifah menerangkan, pada dasarnya sejak kemarin, Sabtu tim dari Dapur Umum, tim dari PU yang membawa alat berat, serta tim kesehatan juga sudah datang di Lumajang. “Jadi hari ini kegotong royongan dari semua pihak untuk mengirimkan tim. Utamanya tim resceu menjadi sangat penting untuk penyelamatan dan proses pencarian kotrban. Dan kami harus memastikan bahwa tim kesehatan, logistik dan dapur umum juga harus tersedia pada titik-titik pengungsian,” terangnya.

Dikatakannya, kawan-kawan bisa melihat penanda jalur evakuasi di sana sudah tersedia, artinya bahwa titik-titik mitigasi itu, seperti titik-titik evakuasi itu sudah disiapkan di sini. Namun fenomena gunung berapi masing-masing daerah memiliki spesifikasi yang berbeda.

“Gunung Semeru ini kan ada kubah-kubah lava. Di mana kemungkinan kalau sudah meluber, maka akan ada guguran di sini. PVMBG memang harus terus bisa memberikan dan membantu update dari berbagai informasi yang bisa diakses. Terutama para Forkopimda di Kabupaten Lumajang,” katanya.

“Kemarin misalnya saya melihat dari Polres Lumajang sedang memberikan opsi jalur-jalur yang bisa dilintasi ketika ada jembatan yang putus. Misalnya pada titik-titik tertentu juga gardu-gardu yang sedang disiapkan untuk bisa diakses informasi sedetail dan secepat mungkin oleh masyarakat supaya aspek penyelamatan jiwa dan masyarakat itu bisa kita maksimalkan,” tambahnya.

Jadi kan BPNPB sudah mengirimkan tim resceu dan sudah jalan, sehingga koordinasi secara fertikal atau horisontal antara Pemkab Lumajang dengan Pemkab terdekat sudah jalan. Bupati Malang sudah mengirimkan tim. Dari Pemkab Jember juga sudah mengirimkan tim, seperti tim TRC Tagana.

“Tim BPBD Jatim juga telah mengirimmkan barang bantuan sesuai yang dibutuhkan korban, seperti berbagai kelengkapan kesehatan, sembako, selimut, family kids. Jadi BPBD sudah mengirimkan bantuan sesuai yang dibutuhkan korban sesuai dengan hasil identifikasi,” katanya. (hd).

Baca Lainnya

DPW SWI Jatim dan Wartawan Malang Raya Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Mubarot NU Kepanjen

23 Mei 2026 - 20:09

Ngopi Bareng Bupati di Sumanding, Pemkab Jepara Dorong Desa Kopi Jadi Destinasi Wisata Baru

23 Mei 2026 - 13:57

Pembangunan SR Jawa Timur 1 di Gresik di Kebut, Progres Capai 60,45 Presen

22 Mei 2026 - 20:44

Munas SWI di Boyolali, Andrie Once Dorong Wartawan Miliki Jiwa Entrepreneur

21 Mei 2026 - 21:59

News Trending DAERAH