Menu

Mode Gelap
Gubernur Khofifah Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Natal 2025 di Surabaya Pastikan Perayaan Natal 2025 Berjalan Aman, Forkopimda Sidoarjo Pantau Gereja Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah PHTC Jatim 2 Tahap Finishing, Addendum 14 Hari  Kominfo Jatim Evaluasi Pengelolaan SP4N LAPOR!, Dorong Peningkatan Status Kabupaten/Kota Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat Perkuat Tata Kelola Digital, Ribuan Desa di Jawa Timur Terima Hibah Komputer dari Korsel

HUKUM

Kemenkumham Jatim Optimalkan Peran Unit Intelijen dan Sistem Database Pemasyarakatan

LOGOS TNbadge-check


					Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jatim, Teguh Wibowo, 
saat memberikan arahan pada seluruh pejabat struktural dan staf mengikuti kegiatan secara hybrid .Senin (14/3/2022). Perbesar

Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jatim, Teguh Wibowo, saat memberikan arahan pada seluruh pejabat struktural dan staf mengikuti kegiatan secara hybrid .Senin (14/3/2022).

Surabaya, Transnews.co.id – Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jatim, Teguh Wibowo, menegaskan, bahwa pihaknya akan mengoptimalkan peran Unit Intelijen dan Sistem Database Senin (14/3/2022).

Dia memulai kegiatan, dengan menyapa dan berkenalan singkat dengan seluruh pegawai. Teguh berharap jajarannya melaksanakan target kinerja dengan baik. Mengingat tahun ini ada 11 target kinerja yang harus dilaporkan secara berkala setiap bulan. “Saat ini sudah hampir memasuki akhir triwulan I, sehingga kita harus menyelesaikan ini semua,” ujarnya.

Pria kelahiran Jakarta tersebut, berharap jajarannya bisa membangun komunikasi yang baik. Isu-isu ataupun kejadian aktual harus dilaporkan saat itu juga. Jangan sampai pimpinan tahu dari media. “Buat laporan harian dan laporan kejadian menonjol dengan baik dan cepat,” urainya.

Lulusan AKIP angkatan 21 ini, juga menitikberatkan agar SOP diterapkan dengan baik. Termasuk juga optimalisasi Unit Intelijen Pemasyarakatan. Sehingga ada deteksi dini dalam hal potensi gangguan keamanan dan ketertiban sehingga tidak sampai terjadi. “Saya yang menginisiasi program ini dan diadopsi secara nasional, jadi saya harap bisa berjalan dengan baik di Jatim,” terangnya.

Mantan Kadivpas Maluku Utara itu, berharap jajarannya melek IT. Pemanfaatan dan peningkatan kapasitas SDM terkait IT harus digencarkan. “Kita coba ukur paling dasar saja terkait update data di Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), saya harap data sudah lengkap sebelum jam 10 setiap harinya,” tegasnya.

Terakhir, dia ingin ada redistribusi warga binaan. Terutama untuk lapas/ rutan yang tingkat overkapasitasnya melebihi 300%. Sehingga, penghuni lapas lebih merata. “Jawa Timur overkapasitas lapas/ rutannya sudah 105%, harusnya bisa lebih merata,” terangnya.

Saat ini, ada dua satker yang tingkat overkapasitasnya di atas 300%. Yaitu Lapas Jombang dan Lapas Blitar. “Dengan begitu kita bisa lebih mengoptimalkan proses pembinaan serta mengurangi risiko di aspek keamanan dan ketertiban,” pungkasnya. (hd)

Baca Lainnya

Dugaan Oknum TNI Terlibat Penyiraman Air Keras, BEM PSI: Jangan Lindungi Pelaku!

19 Maret 2026 - 18:52

Gubernur Khofifah Siagakan OPD Hadapi Mudik Lebaran 2026, WFA Diterapkan Tanpa Ganggu Layanan Publik

18 Maret 2026 - 20:02

Pemkab Sidoarjo Berangkatkan 1.400 Pemudik Gratis, Siapkan 28 Bus ke 5 Rute Favorit

18 Maret 2026 - 20:00

Jelang Lebaran 2026, Forkopimda Jepara Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman

17 Maret 2026 - 21:39

News Trending DAERAH