Menu

Otomatis

DAERAH

Pemkab Bogor Siap Dukung Kesuksesan Program Petani Milenial

LOGOS TNbadge-check

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan Perbesar

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan

Bogor, Transnews.co.id – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan lakukan sosialisasi Program Petani Milenial kepada para petani milenial Kabupaten Bogor, di Ruang Rapat Wakil Bupati Bogor, Senin (29/10). Wakil Bupati Bogor menyatakan akan segera melakukan matrik untuk mendukung  kesuksesan Program Petani Milenial di Kabupaten Bogor.

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan bahwa kegiatan hari ini merupakan kegiatan ketiga setelah launching Program Petani Milenial dari Provinsi Jawa Barat.  Sosialisasi sangat diperlukan karena pertama tugas Pemerintah Kabupaten Bogor,  sesuai arahan dari Provinsi Jabar adalah menyiapkan lahan dengan melibatkan  berbagai instansi sesuai dengan aturan.

“Kita ikuti aturan baik itu perhutani, PTPN atau tanah Pemda atau tanah Pabrik dan swasta itu bisa. Kemudian kedua kita siapkan Sumber Daya Manusia (SDM), yang akan kita lakukan melakukan listing ulang kepada petani milenial yang ada di Kabupaten Bogor, kemudian kita daftarkan ke provinsi,” ujar Wabup Iwan.

Menurutnya, agar program petani milenial Kabupaten Bogor bisa sukses dan maju maka harus dibentuk tim melalui Kelompok Kerja (Pokja) di bawah pimpinan Asisten Ekbang atau staf ahli. “Yang penting diatas, pengambil kebijakannya itu adalah dari asisten dan staf ahli,” tambahnya.

Untuk pemetaan lahan, lanjut Iwan Setiawan, potensi lahan di Kabupaten Bogor cukup besar bisa dari Perhutani, juga banyak PSU tanah Pemda yang bisa digunakan untuk lahan lokasi petani milenial. Mungkin minggu depan akan dilakukan verifikasi daerah mana, kondisinya bagaimana, lahannya untuk apa, status lahannya bagaimana, baik itu PSU atau lahan-lahan  yang dimiliki Pemda.

“Untuk SDM sekarang ada 460 orang,  kami akan buat matrik tempatnya dimana, usianya, kemudian usahanya apa, lokasinya dimana disambungkan dengan kedekatan lokasi yang kita sediakan untuk memudahkan aksesibilitas supaya tidak ada ekonomi biaya tinggi. Kita bikin matrik, intinya  kita serius dan fokus dengan tim,  tinggal nanti menunggu arahan dan kebijakan dari provinsi,” tandasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pemkab Sidoarjo Dukung Pembangunan Kompi Produksi Kodim 0816 untuk Perkuat Ketahanan Pangan

10 Sep 2026 - 19:01 WIB

Pemkab Sidoarjo Dukung Pembangunan Kompi Produksi Kodim 0816 untuk Perkuat Ketahanan Pangan

122 Bidang Lahan Flyover Gedangan Mulai Diukur, Pemkab Sidoarjo Kejar Pembebasan Lahan Rp 450 Milyar 

8 Sep 2026 - 21:03 WIB

122 Bidang Lahan Flyover Gedangan Mulai Diukur, Pemkab Sidoarjo Kejar Pembebasan Lahan Rp 450 Milyar 

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah Tiga Hari, Tekan Harga Sembako dan Jaga Daya Beli Warga

7 Sep 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah Tiga Hari, Tekan Harga Sembako dan Jaga Daya Beli Warga

Sambut HUT TNI ke-81, Koramil Jonggol dan Warga Sukanegara Gelar Kerja Bakti Massal

6 Sep 2026 - 15:36 WIB

Sambut HUT TNI ke-81, Koramil Jonggol dan Warga Sukanegara Gelar Kerja Bakti Massal

Keracunan MBG Berulang, Pemprov Jatim Panggil Seluruh Pengelola SPPG dan Perketat Pengawasan

3 Sep 2026 - 21:00 WIB

Keracunan MBG Berulang, Pemprov Jatim Panggil Seluruh Pengelola SPPG dan Perketat Pengawasan

Sebanyak 516 Santri Diduga Keracunan MBG, SPPG Kalitengah Disuspend BGN: 31 Dapur di Sidoarjo Belum Berizin

2 Sep 2026 - 16:43 WIB

Sebanyak 516 Santri Diduga Keracunan MBG, SPPG Kalitengah Disuspend BGN: 31 Dapur di Sidoarjo Belum Berizin
Trending di DAERAH